JABAR EKSPRES — Setelah kegagalan Patrick Kluivert membawa Timnas Indonesia meraih hasil maksimal di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, desakan publik agar PSSI mencari sosok pelatih baru semakin menguat.
Hasil minor saat menghadapi Arab Saudi begitu juga saat hadapi Irak, ditambah dengan performa yang belum stabil membuat kursi pelatih Timnas Indonesia yang ditempati Patrick Kluivert dipertanyakan.
Bahkan sudah bermunculan nama yang digadang-gadang sangat cocok untuk menggeser posisi Patrick Kluivert.
Baca Juga:Rumor Hangat! 1 Pemain Timnas Indonesia Bakal Kembali Merapat ke Persib Bandung, Siapa?Amplop DANA Kaget Rp5K Siap Kamu Klaim Sekarang, Langsung Masuk ke Akunmu
Di tengah situasi itu, muncul dua nama yang dinilai paling realistis sekaligus ideal untuk menangani Timnas Indonesia yaitu Jesus Casas dan Bert van Marwijk.
Keduanya dinilai memiliki pengalaman, taktik matang, serta rekam jejak internasional terutama sepak bola Asia yang bisa mengangkat level permainan Timnas Indonesia.
Jesus Casas
Nama Jesus Casas García mencuat setelah sukses menukangi Timnas Irak dalam beberapa tahun terakhir.
Pelatih kelahiran Spanyol pada 1973 ini dikenal sebagai sosok yang cerdas secara taktik dan mampu membangun sistem permainan modern meskipun dengan skuad yang tidak bertabur bintang.
Casas sebelumnya merupakan bagian dari tim pelatih Timnas Spanyol di bawah Luis Enrique.
Ia belajar banyak soal penguasaan bola, pressing tinggi, dan gaya bermain cepat khas Spanyol yang kini mulai diterapkan di Irak.
Di bawah asuhannya, Irak menjelma menjadi tim yang disiplin dan tangguh di Asia Barat.
Baca Juga:KUR BRI 2025: Rincian Lengkap Simulasi Angsuran, Pinjaman Rp10 juta sampai Rp50 Juta dan Estimasi Cicilan perBeda Nasib! Usai Ditinggalkan Patrick Kluivert, Negara Ini Justru Selangkah Lagi Lolos ke Piala Dunia 2026
Beberapa prestasi pentingnya antara lain: Membawa Irak menjuarai Piala Asia U-23 2023, menstabilkan performa Irak hingga menembus papan atas ranking FIFA zona Asia.
Jesus Casas dikenal dengan pendekatan analitis dan kemampuan membaca lawan. Ia sering menggunakan formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1, fleksibel dengan karakter pemain.
Dengan karakter ini, Casas bisa menjadi sosok ideal bagi Indonesia yang memiliki pemain diaspora dan lokal dengan kemampuan teknis berbeda-beda.
Bert van Marwijk
Nama kedua yang disebut-sebut pantas menjadi pengganti Kluivert adalah Bert van Marwijk, pelatih asal Belanda yang sarat pengalaman di level dunia.
Van Marwijk bukan sosok asing dalam sepak bola Asia — ia pernah menangani Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) dengan hasil yang cukup menjanjikan.
