Transformasi Digital Posyandu Ciamis: Peran Diperluas, Layanan Masyarakat Diperkuat

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat memimpin rakor tim pembina Posyandu, Senin (13/10/2025). (humas Diskominfo
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat memimpin rakor tim pembina Posyandu, Senin (13/10/2025). (humas Diskominfo Ciamis)
0 Komentar

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kabupaten Ciamis, Kania Ernawati Herdiat, memaparkan agenda konkret pasca-rakor. Jajarannya akan segera menggelar kegiatan bersama dengan TP Posyandu di tingkat kecamatan dan desa. Tujuannya adalah untuk memperkuat pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang telah ditetapkan.

“Untuk mencapai keberhasilan ini, perlu pembinaan intensif dari seluruh OPD agar pelayanan berjalan optimal. Setiap OPD akan memegang binaan di satu kecamatan dan bertanggung jawab dalam mencerdaskan TP Posyandu desa atau kelurahan,” jelas Kania.

Lebih lanjut, Kania menyatakan bahwa seluruh capaian dan hasil kegiatan yang dilaksanakan di 27 kecamatan se-Kabupaten Ciamis nantinya akan dilaporkan secara berjenjang. “Seluruh kegiatan yang sudah dilaksanakan akan kami laporkan sebagai bahan evaluasi dan laporan resmi kepada TP Posyandu Provinsi,” tuturnya.

Baca Juga:Pangkas Dana Transfer Daerah, Pakar Unpad Peringatkan Potensi KetimpanganYayasan Kasih Palestina Siap Bangun Kembali Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza

Mendukung langkah-langkah strategis tersebut, Sekda Ciamis Andang Firman mengusulkan agar evaluasi atau tindak lanjut dilakukan secara rutin setiap tiga bulan sekali. Andang juga memberikan apresiasi khusus kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Ciamis yang telah mengembangkan sistem pelaporan digital. Sistem ini dinilai sangat mempermudah pemantauan dan evaluasi seluruh kegiatan Posyandu.

“Saya percaya Diskominfo Ciamis mampu membangun platform digital untuk memantau seluruh kegiatan Posyandu. Dengan sistem itu, laporan bisa langsung diakses oleh Bupati maupun Ketua TP Posyandu,” ujar Andang.

Ia menambahkan bahwa integrasi laporan melalui sistem digital ini tidak hanya efisien, tetapi juga akan menjadi dasar yang kokoh dalam penyusunan kebijakan daerah ke depan. “Tujuannya agar seluruh laporan dapat terintegrasi dan mudah dijadikan bahan penyusunan kebijakan ke depan. Ini perlu kolaborasi kita semua,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Andang Firman menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk menjalankan transformasi ini, meski dihadapkan pada tantangan anggaran daerah yang terbatas. “Mari kita laksanakan dengan sungguh-sungguh dan maksimal. Meskipun kondisi keuangan daerah sedang defisit, tetap buktikan kinerja terbaik agar Ciamis bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” pungkasnya. (CEP)

0 Komentar