Tuntutan terakhir, HMG mendesak dilakukannya audit internal serta pengawasan yang independen terhadap sistem restitusi pajak di KPP Ciamis untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Ifan juga menyayangkan ketidakhadiran Kepala KPP Pratama Ciamis untuk berdialog langsung dengan para pengunjuk rasa. Ia mengaku telah diberitahu bahwa pimpinan KPP sedang berada di Jakarta.
“Maka dari itu kita nanti akan ada aksi lanjutan,” tegasnya, mengisyaratkan bahwa perjuangan mereka belum berakhir.
Baca Juga:Persib Genjot Fisik Pemain di Jeda InternasionalJelang Indonesia vs Irak, Calvin Verdonk Diharapkan Pulih Tepat Waktu
Menanggapi aksi tersebut, Kasubag Umum KPP Pratama Ciamis, Yayan Sopyan, membenarkan bahwa Kepala KPP memang sedang tidak berada di kantor.
Namun, ia menegaskan bahwa pihak KPP terbuka untuk berdialog dan telah memiliki data lengkap terkait permohonan pengembalian kelebihan bayar pajak.
“Maka dari itu, kita juga ingin ada dan membuka sebuah ruang untuk berdialog. Karena intinya kita juga punya data terkait restitusi,” pungkas Yayan. (CEP)
