Korban Keracunan MBG Capai 301 Orang, Bupati Bandung Barat Jamin Pengobatan Ditanggung Pemkab

Korban Keracunan MBG Capai 301 Orang, Bupati Bandung Barat Jamin Pengobatan Ditanggung Pemkab
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan siswa korban keracunan massal makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan bahwa keluarga korban tidak perlu khawatir terkait biaya penanganan medis.

“Pemda siap menanggung biaya terkait penanganan atau pengobatan siswa-siswi yang menjadi korban keracunan massal. Jadi untuk keluarga tidak perlu khawatir persoalan biaya,” kata Jeje, Selasa (23/9/2025).

Baca Juga:Jumlah Korban Keracunan Ayam MBG di Cipongkor Terus Bertambah, Capai 63 SiswaBelasan Siswa SMK di Bandung Barat Keracunan Usai Santap MBG!

Berdasarkan informasi yang diterima Jeje, jumlah korban yang mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan dari program MBG mencapai 301 orang.

Jumlah tersebut, lanjut Jeje merupakan data terbaru hingga pukul 23.56 WIB. Para korban merupakan siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, MTs, SMP, hingga SMK.

“Ratusan siswa tersebut kini mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta,” katanya.

“Dari 301 korban, sebanyak 116 orang dirawat di Puskesmas Cipongkor, 13 orang di Bidan Desa Sirnagalih, 27 orang di RSUD Cililin, 127 orang di Posko Kecamatan Cipongkor, dan 18 orang lainnya di RSIA Anugrah,” tambahnya.

Para siswa dilaporkan mengalami gejala mulai dari mual, pusing, hingga kejang setelah mengonsumsi makanan tersebut.

Jeje menyampaikan keprihatinannya atas kejadian yang menimpa para pelajar. Ia juga menekankan bahwa Pemkab Bandung Barat kini berfokus penuh pada penanganan korban.

“Saya turut prihatin dan menyampaikan doa serta dukungan bagi seluruh siswa dan keluarga yang terdampak,” ujarnya.

Baca Juga:Mendikdasmen Tegaskan MBG Tetap Berlanjut Meski Banyak Kasus Keracunan Massal, Ini Program Prioritas Presiden!MBG Kembali Memakan Korban, 569 Pelajar di Garut Keracunan  

Menurutnya, Dinas Kesehatan bersama tim medis terus bergerak cepat memastikan seluruh siswa mendapatkan perawatan terbaik. Di sisi lain, investigasi penyebab keracunan tetap berjalan.

“Prioritas utama adalah keselamatan dan pemulihan para korban. Saya juga terus berkoordinasi dengan pihak sekolah serta keluarga agar penanganan berjalan baik,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar