Dedi Mulyadi Sampaikan Permohonan Maaf di HUT Kemerdekaan, 80 Ribu Warga Belum Akses Listrik

Dedi Mulyadi Sampaikan Permohonan Maaf di HUT Kemerdekaan, 80 Ribu Warga Belum Akses Listrik
Dedi Mulyadi Sampaikan Permohonan Maaf di HUT Kemerdekaan, 80 Ribu Warga Belum Akses Listrik
0 Komentar

Jabar Ekspres – Gubernur Dedi Mulyadi sampaikan permohonan maaf bahwa layanan dasar di Jawa Barat belum sepenuhnya maksimal. Salah satunya soal akses listrik.

Hal itu diungkapkan Dedi Mulyadi dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI di Jawa Barat, Senin (17/8). Menurutnya belum semua masyarakat Jawa Barat bisa mengakses listrik.

“Kami menyampaikan permohonan maaf, 81 tahun Indonesia Merdeka, kami belum bisa memerdekakan seluruh rakyat Jawa Barat. Masih ada 80.000 rakyat Jawa Barat yang sampai hari ini belum memiliki jaringan listrik sehingga ketika malam dia kegelapan, ” katanya.

Baca Juga:Semarak HUT RI ke-81, Kebun Raya Bogor Gelar Lomba 17-an hingga Parade Onthel Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Makin Gemilang, Angka Kemiskinan Terus Berkurang

Namun Dedi menegaskan bahwa persoalan itu akan dituntaskan dalam waktu dekat. “Dan 2027 akan kami selesaikan, ” sambungnya.

Dedi menguraikan, pada 2025, setidaknya masih ada 500 ribu lebih rakyat Jawa Barat tidak memiliki listrik. Kondisi itu tentu ironi mengingat Jawa Barat memiliki berbagai sumber energi.

Mulai dari geotermal, lalu pembangkit listrik tenaga air yang potensi melimpah dengan adanya beberapa waduk. Seperti Jatiluhur, Jatigede, Cirata, maupun Saguling.

“ironi ketika kita memiliki energi yang besar, tapi rakyat kita bahkan yang dekat di pembangkit itu tidak memiliki listrik, ” cetusnya.

Dedi menyampaikan komitmennya bahwa berbagai persoalan layanan dasar itu akan dituntaskan. Termasuk mengedepankan rasa keadilan terutama bagi daerah penghasil energi.

“Pembangunan selama ini seringkali mengabaikan daerah-daerah yang menjadi sumber produksi, sehingga daerah sumber produksi itu sering mengalami penderitaan, ” katanya. (son)

0 Komentar