Dinar Carissa: Dancer Berprestasi Smansa Cirebon, Juara Olimpiade, hingga Menangkan FL3SNP

Dinar Carissa: Dancer Berprestasi Smansa Cirebon, Juara Olimpiade, hingga Menangkan FL3SN
Dinar Carissa: Dancer Berprestasi Smansa Cirebon, Juara Olimpiade, hingga Menangkan FL3SN. Foto istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Nama Dinar Carissa kian mencuri perhatian di ajang Azarine DBL Dance Competition 2025 West Java-East. Anggota tim dance SMAN 1 Cirebon ini bukan hanya berbakat di panggung, tetapi juga sukses menorehkan berbagai prestasi akademik dan sosial.

Baru-baru ini, Dinar meraih penghargaan di Education Expo Science Olympiad Mepro USU pada bidang Biologi. Tak berhenti di sana, ia juga menjuarai FL3SN tari kreasi, bidang yang sudah digelutinya sejak duduk di bangku kelas 4 SD. Bagi Dinar, tari kreasi adalah ruang berekspresi yang memadukan unsur tradisi dan modernitas.

“Menurut saya, tari kreasi itu wujud seni yang berkembang mengikuti zaman, tapi tetap menghormati akar budayanya,” tuturnya.

Baca Juga:Hasil DBL Bandung 2025: Penabur Cirebon Masih Kuat, Sepuluh Raih Kemenangan PerdanaMa'soem University Gelar Wisuda Ke-7, Tiga Nilai Pokok Ini Direpresentasikan Jadi Landasan 

Deretan prestasinya di dunia tari pun patut diperhitungkan. Ia pernah dua kali menjadi juara di tingkat Kota Cirebon, meraih podium kedua di tingkat SMA, hingga menyabet gelar juara nasional untuk kategori tari tradisional. Selain kompetisi, Dinar juga rutin tampil di berbagai pentas seni, yang semakin mengasah kepercayaan diri dan kecintaannya pada dunia tari.

Meski lebih menyukai matematika dan bahasa Jepang, perjalanannya di bidang Biologi juga tak kalah gemilang. Dinar berhasil membuktikan bahwa kesungguhan bisa mengantarkan pada prestasi, bahkan di luar bidang yang menjadi favoritnya.

Kesibukan Dinar tentu tak lepas dari tantangan. Ia mengaku harus pintar membagi waktu antara akademik dan non-akademik.

“Kadang aku harus rela mengurangi waktu istirahat supaya keduanya bisa berjalan seimbang. Dari situ aku belajar disiplin, tanggung jawab, dan cara mengatur prioritas,” jelasnya. Dukungan penuh orang tua juga menjadi kunci penting dalam perjalanannya. Salah satu momen yang tak terlupakan adalah ketika jadwal lomba tari bertabrakan dengan ujian sekolah. Dengan komunikasi baik bersama guru dan sokongan keluarga, Dinar akhirnya bisa mengikuti keduanya tanpa mengorbankan salah satunya.

Kini, Dinar tengah mencoba peran baru dengan mengikuti seleksi Duta Pelajar Anti Narkoba (DPAN).

Baginya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan kesempatan untuk memberi dampak positif bagi sesama remaja. Dengan kombinasi prestasi akademik, bakat seni, dan kontribusi sosial, ia ingin menunjukkan bahwa menyeimbangkan banyak bidang bukanlah hal yang mustahil.

0 Komentar