Bangun Akhlakul Karimah, MTSN Kota Cimahi Tempah Siswa Kelas VII Lewat Kemah Blok Pramuka

Bangun Akhlakul Karimah, MTSN Kota Cimahi Tempah Siswa Kelas VII Lewat Kemah Blok Pramuka
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTSN Kota Cimahi, Amin Asnawi saat Memberikan Amanat pada Acara Pembukaan Kemah Blok MTSN Kota Cimahi di Paku Haji, Bandung Barat. (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pendidikan karakter bagi remaja kini menjadi kebutuhan mendesak di tengah derasnya arus globalisasi, derasnya pengaruh budaya luar, serta meningkatnya ketergantungan pada gadget. Usia awal remaja adalah fase rentan di mana anak mulai mencari jati diri dan mudah terpengaruh lingkungan.

Tanpa pembekalan nilai disiplin, kemandirian, persaudaraan, dan cinta tanah air, mereka berisiko kehilangan arah. Karena itu, berbagai upaya seperti pendidikan berbasis pengalaman lapangan digencarkan sekolah, demi memastikan generasi muda Cimahi tumbuh berakhlak mulia, tangguh, dan tetap berpijak pada nilai kebangsaan.

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Kota Cimahi menemukan jawabannya melalui Kemah Blok Tahunan yang digelar pada Sabtu-Minggu, 13–14 September 2025, di Perkemahan PH 50 Paku Haji, Jalan H. Gopur, Desa Paku Haji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga:PT GAG Nikel Kembali Beroperasi, Penyelesaian Tambang di Raja Ampat Hanya Omon-Omon?Menkeu Tarik Rp200 Triliun dari BI untuk Suntikan Dana Himbara, Solusi Percepat Perputaran Ekonomi?

Kegiatan yang diikuti 350 siswa kelas 7 ini menjadi bagian dari program pendidikan karakter melalui Pramuka. Bukan sekadar mendirikan tenda, kegiatan dua hari tersebut dirancang untuk membentuk generasi tangguh yang disiplin, mandiri, dan berjiwa kebersamaan.

Mewakili Kepala Sekolah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTSN Kota Cimahi, Amin Asnawi, menegaskan bahwa pendidikan karakter menjadi fondasi penting bagi siswa yang tengah memasuki masa remaja.

“Mulai dari bangun pagi, melaksanakan ibadah, hingga mengikuti setiap agenda yang telah disusun. Semua itu untuk melatih menghargai waktu dan bertanggung jawab,” ujarnya kepada Jabar Ekspres di lokasi kegiatan.

Menurutnya, setiap kegiatan yang dijalankan dalam perkemahan ini bukan hanya aktivitas rutin, melainkan pembiasaan karakter.

“Yang kedua, dengan kegiatan ini pihaknya akan mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan. Di sini tidak ada perbedaan, kita semua adalah satu keluarga besar pramuka,” tegasnya.

Amin menambahkan, kemah blok juga menjadi ajang belajar mandiri jauh dari orang tua. Peserta dituntut untuk mengurus diri sendiri, mulai dari kebutuhan pribadi hingga kerja sama membangun tenda.

“Kemandirian ini adalah bekal berharga yang akan membawa kalian menjadi pribadi yang tangguh di masa depan. Selanjutnya, kita akan lebih mencintai alam. Kegiatan ini mengajarkan kita untuk menjaga kebersihan, melestarikan lingkungan, dan peduli terhadap alam ciptaan Allah SWT,” jelasnya.

0 Komentar