Zurich Entrepreneurship Siapkan 16.900 Siswa Jadi Wirausaha Muda Tangguh

Fase kedua Zurich Entrepreneurship Program ( ZEP ) kembali digelar dengan pendekatan lebih inklusif dan berkel
Fase kedua Zurich Entrepreneurship Program ( ZEP ) kembali digelar dengan pendekatan lebih inklusif dan berkelanjutan.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Fase kedua Zurich Entrepreneurship Program ( ZEP ) kembali digelar dengan pendekatan lebih inklusif dan berkelanjutan.

Pengagas kegiatan Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia maih tetap berkolaborasi dengan program untuk masa depan para siswa sekolah Tingkat SMA.

Program edukasi kewirausahaan, keuangan, dan kesiapan kerja akan menjangkau 16.900 siswa dari 105 SMA dan SMK.

Baca Juga:Stikom Bandung Wujud Tata Kelola Baik dengan Terima Mahasiswa Baru 2025Bodrex Hadirkan Pasukan Merah Putih untuk Layanan Kesehatan Gratis

Para siswa berasal dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Sidoarjo, Semarang, Yogyakarta, dan Denpasar.

Country Manager Zurich Indonesia Edhi Tjahja Negara mengatakan, ZEP fase kedua ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar kewirausahaan yang lebih komprehensif bagi siswa.

Kegiatan ini akan mengajak para siswa untuk membangun pola piker dalam membangun pola piker berwirausaha.

‘’Para siswa dapat melakukan eksplorasi peluang usaha, dan menyusun rencana bisnis yang matang,’’ ujarnya dalam keterangannya.

Para siswa juga akan merencanakan pendirian pengelolaan usaha mikro sekaligus menjalankan bisnis dan mengasahj keterampilan untuk berpikir kritis.

Pelatihan menejemen finansial juga akan diberikan kepada para siswa dengan memberikan pengetahuan mengenai dubia investasi dan manejemen resiko.

Menurut Edhi, Zurich Indonesia percaya keterampilan kewirausahaan dan literasi keuangan adalah bekal penting bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Baca Juga:BCA Syariah Berikan Kemudaan Akses PembiayaanKetua Team Garuda 08 Minta Presiden Segera Evaluasi Kinerja Aparat Kepolisian 

Pemberian pembelajaran kewirausahaan juga akan dilakukan dengan melibatkan guru sebagai motor penggerak.

‘’Guru akan mendapatkan pelatihan dan dukungan untuk mengintegrasikan modul kewirausahaan ke dalam kelas,’’ ucapnya.

Head of Enabling Social Equity Z Zurich Foundation Adriana Poglia mengatakan, generasi muda memiliki potensi sangat besar untuk masa depan. Namun untuk mewujudkan mimpi perlu ada arahan dan pembinaan yang baik.

Melalui ZEP fase kedua, membuka lebih banyak pintu bagi siswa untuk belajar, mencoba, dan berani menciptakan peluang.

‘’Inilah cara kami mewujudkan Zurich Foundation dalam bangun kesetaraan sosial melalui pendidikan dan bekerja erat dengan generasi muda itu sendiri untuk membangun masa depan yang lebih cerah,” tuturnya.

Academic Advisor and Operations Counsel Prestasi Junior Indonesia Robert Gardiner menuturkan, pada Fase kedua ZEP terdapat kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem pendidikan kewirausahaan.

0 Komentar