JABAR EKSPRES – Suara keras mirip benda besar yang jatuh tiba-tiba menggema di lantai dua bangunan SMK Negeri 1 Cileungsi pada Rabu (10/9/2025) pagi. Para pelajar yang tengah mengikuti sosialisasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) di aula sekolah hanya bisa saling pandang dengan tatapan bingung. Tak ada yang menyangka, detik berikutnya, plafon ambruk menimpa mereka.
Reky Ramadhan, salah satu pelajar yang ikut dalam kegiatan sosialisasi, menjadi saksi mata sekaligus korban dalam peristiwa tersebut. Ia mengaku suasana awalnya berjalan normal. Namun sekitar pukul 09.30 WIB, terdengar suara keras yang mengejutkan.
“Di situ tuh orang-orang belum pada sempet nyadar kalau itu apa, masih pada ngeliat ke atas masih pada bingung, tiba-tiba udah roboh aja plafon,” ujar Reky saat ditemui pada Kamis (11/9/2025).
Baca Juga:Komitmen Nyata Terapkan GRC dalam Bisnis, PGN Raih TOP GRC Award 2025Biar Kulit Halus Lagi, Ini 7 Cara Sederhana Atasi Pori-Pori Membandel
Menurutnya, runtuhnya plafon tidak terjadi secara langsung sekaligus. Justru, suara dentuman seperti “bruk… bruk… bruk!” terdengar beberapa kali, mengiringi jatuhnya material bangunan satu per satu.
“Plafon udah pada jatoh ke bawah, abis itu nggak sekaligus langsung jatuh semua, jadi kayak bertahap kayak bruk bruk bruk, genteng, ada beberapa bagian tembok juga yang jatoh. Jadi chaos lah bagian dalam tuh,” jelasnya.
Reky mengatakan bahwa empat ruangan terdampak dalam insiden ini. Tiga di antaranya adalah kelas yang sedang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM), dan satu lagi adalah aula tempat sosialisasi PKL berlangsung.
Yang paling parah, katanya, adalah kondisi di aula lantai dua. Tidak adanya meja menjadi faktor yang memperburuk dampak bagi pelajar yang hadir.
“Soalnya di situ, nggak ada meja, maksudnya tuh langsung jatuh ke lantai jadi ke badan-badan murid,” tambahnya.Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab teknis keruntuhan atap tersebut. Namun pihak sekolah dan aparat setempat telah melakukan penyisiran lokasi dan tindakan penanganan terhadap korban.
