Bersihkan TKP,  Terungkap Para Pelaku Sempat Hilangkan Jejak Usai Membunuh Satu Keluarga di Indramayu 

Bersihkan TKP,  Terungkap Para Pelaku Sempat Hilangkan Jejak Usai Membunuh Satu Keluarga di Indramayu 
Dok. Dua orang pelaku pembunuhan satu keluarga di Indramayu saat berhasil dibekuk polisi. Selasa (9/9). Foto. Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) bersama tim Penyidik Polres Indramayu, kini berhasil mengungkap kasus pembunuhan berencana yang terjadi pada satu keluarga di Jalan Siliwangi Nomor 52, Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh dua orang tersangka berinisial R (35) dan P (29) tersebut, polisi mengungkapkan bahwa para pelaku sempat membersihkan lokasi kejadian usai menghabisi nyawa satu keluarga guna menghilangkan jejaknya.

“Jadi setelah selesai melakukan aksinya. Yang bersangkutan ini (para pelaku) langsung merapikan dari kondisi rumah korban (lokasi kejadian),” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan kepada wartawan di Mapolda Jabar, Selasa (9/9).

Baca Juga:Oknum ASN Bandung Barat Jadi Tersangka Tindak Asusila, Korban Tiga Anak Tiri di Bawah UmurWakil Wali Kota Bandung Sesalkan Penanganan Korban Salah Sasaran Begal yang Terlambat di RSUD Ujungberung

Tak hanya merapikan, para pelaku juga, Hendra mengatakan sempat menghilangkan semua benda yang berada di lokasi kejadian atau rumah korban.

Para pelaku, kata dia usai melakukan aksinya mengumpulkan sejumlah barang di lokasi kejadian salah satunya mobil jenis Corolla milik korban untuk menghilangkan jejaknya.

“Kemudian pergi menuju ke hotel. Tapi sebelum menuju ke hotel, mereka melemparkan barang bukti berupa pipa besi (alat eksekusinya) ke sungai Cimanuk,” ungkapnya.

Hendra menyebut, tindak yang telah dilakukan oleh para pelaku tersebut diduga terencana. Sebab, usai menghilangkan sejumlah barang, para pelaku kembali lagi ke lokasi kejadian dengan membawa sebuah terpal untuk menyeret dan mengubur para korban di sebuah lubang usai dihabisi nyawanya.

“Yang bersangkutan ini tanggal 31 nya (Agustus) malam itu akan kembali lagi. Dan sebelumnya saudara P (salah satu pelaku) telah membeli terpal. Kemudian pada malam harinya, korban dikumpulkan jadi satu, lalu menggali lubang di belakang rumah, kemudian dengan terpal tadi itu untuk menyeret semua korban dan ditimpuk menjadi satu di lubang di belakang rumah,” ungkapnya.

Setelah berhasil memasukan para korban di sebuah lobang, Hendra menuturkan, pelaku langsung menguburnya sambil membersihkan TKP atau lokasi kejadian.

“Yang bersangkutan berdua ini melakukan upaya untuk pembersihan semua TKP yang ada di situ, dihilangkan jejaknya. Dan yang bersangkutan akhirnya selesai, lalu kembali lagi ke hotel,” pungkasnya.

0 Komentar