Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa KKN UBK dalam Kegiatan Pengmas “Desa Cikawao Ramah Lansia Kab. Bandung”

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa KKN UBK dalam Kegiatan Pengmas “Desa Cikawao Ramah Lansia Kab. Bandung”
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa KKN UBK dalam Kegiatan Pengmas “Desa Cikawao Ramah Lansia Kab. Bandung”. (foto: Jeje)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Universitas Bhakti Kencana (UBK) melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) atas kolaborasi antara dosen, mahasiswa KKN UBK Kelompok 26, serta masyarakat dan perangkat pemerintahan Desa Cikawao.

Tema kegiatan yang diangkat adalah “Model Desa Ramah Lansia dengan Pendekatan Psikososial”.

Rangkaian kegiatan dimulai dari analisis kebutuhan, pendataan dan skrining kesehatan lansia, hingga acara puncak berupa pelatihan calon kader “Sahabat Lansia” yang diakhiri dengan deklarasi “Desa Cikawao Sahabat Lansia”.

Baca Juga:Tawarkan Promo Bunga Spesial KPR dan KKB Mulai 1,65%, BCA Expo Bandung 2025 Sukses Digelar Selama 2 HariCegah Stunting Sejak Dini, UBK Turun ke Desa Mekarrahayu

Puncak kegiatan Pengmas ini dilaksanakan pada Selasa, 26 Agustus 2025 di Balai Desa Cikawao.

Dosen yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Bapak Yoko Jimmy Panjaitan, M.Psi., Psikolog sebagai ketua, dengan anggota tim: Ibu Myrna Anissaniwaty, M.Psi., Psikolog, Ibu Siti Nur’Aeni, S.Sos.I., M.I.Kom, Ibu Alfi Fauzia Hakim, S.I.Kom., M.I.Kom, Ibu Ira Hasianna Rambe, S.I.Kom., M.I.Kom, serta Ibu Linda Widyastuti, M.Psi., Psikolog.

Kegiatan ini juga didukung oleh 18 Mahasiswa KKN Kelompok 26 UBK yang berasal dari berbagai program studi di empat fakultas, yaitu Fakultas Sosial, Fakultas Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, dan Fakultas Farmasi.

Para mahasiswa ini datang dari Kampus UBK Bandung serta PSDKU Subang dan Jakarta, sehingga kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas keilmuan dalam pengabdian kepada masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat Desa Cikawao, termasuk Kepala Desa beserta perangkatnya, perwakilan Puskesmas, Kader PKK, Karang Taruna Desa, Karang Taruna RW, tokoh agama, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Bapak Yoko Jimmy menyampaikan bahwa tingginya populasi lansia di Desa Cikawao perlu menjadi perhatian khusus.

Latar belakang pendidikan para dosen yang terlibat berasal dari bidang Psikologi dan Ilmu Komunikasi, sehingga pendekatan psikososial dipilih untuk memberdayakan lansia agar tetap aktif, sehat, dan mandiri.

Baca Juga:Dana KJP Bulan September 2025 Kapan Cair? Ini JadwalnyaCara Pengisian DRH PPPK Paruh Waktu 2025 Lengkap Dokumen yang Harus Diperhatikan

Hal ini sejalan dengan visi Fakultas Sosial UBK, yaitu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup bangsa Indonesia dengan pendekatan humanis.

Kegiatan puncak pelatihan difasilitasi oleh dua narasumber: Ibu Myrna Anissaniwaty, M.Psi., Psikolog, yang memberikan materi tentang tugas perkembangan lansia untuk menumbuhkan kepekaan masyarakat terhadap kebutuhan lansia, dan Ibu Siti Nur’Aeni, S.Sos.I., M.I.Kom, yang menyampaikan materi tentang komunikasi efektif kepada lansia dengan pendekatan “Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh”, disertai roleplay sederhana.

0 Komentar