Usai penyuluhan, mahasiswa KKN Kelompok 22 melanjutkan dengan pelatihan singkat bagi warga, berupa pembuatan keripik gedebok pisang sebagai peluang usaha lokal serta spray anti nyamuk berbahan sereh dan jeruk purut sebagai alternatif pencegahan DBD.
Warga mengikuti kegiatan ini dengan antusias, mencoba langsung teknik pembuatan produk dan berdiskusi mengenai pemanfaatannya.
“Kami berharap kegiatan ini bisa membantu warga, tidak hanya dalam menjaga kesehatan tetapi juga meningkatkan kemandirian ekonomi,” ucap Deden Komara Saputra, ketua KKN UBK kelompok 22.
Baca Juga:Heboh Penemuan Lima Mayat Terkubur dalam Rumah di IndramayuPengmas Dosen Fakultas Keperawatan BKU di Cikawao: Edukasi Hipertensi dan Inovasi Pangan Sehat
Dengan semangat “Mengabdi sepenuh hati, berkarya sepanjang waktu”, dosen dan mahasiswa KKN UBK berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi kreatif, agar masyarakat Desa Cibeet semakin berdaya dan mandiri.
