JABAR EKSPRES – Bhakti Kencana University secara konsisten melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Salah satu bentuk kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Cikawao, Pacet, Bandung, pada tanggal 25 Agustus 2025 dengan mengusung tema “SEHAT – Strategi Efektif Hipertensi Aman Terkendali.”
Tema ini dipilih karena hipertensi hingga kini masih menjadi masalah kesehatan yang banyak ditemui di masyarakat dan sering kali tidak disadari oleh penderitanya.
Baca Juga:Menkomdigi Sebut Fitur Live Mati Saat Demo Bukan Arahan Pemerintah, TikTok SukerelaUsai Rumahnya Dijarah Massa, Sri Mulyani Buka Suara
Hipertensi dikenal sebagai silent killer karena dapat berlangsung tanpa gejala tetapi berpotensi menimbulkan komplikasi serius, seperti stroke, serangan jantung, hingga gagal ginjal apabila tidak dikendalikan dengan baik.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, dosen dan mahasiswa Fakultas Keperawatan Bhakti Kencana University berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
Tentunya melalui edukasi, pemeriksaan kesehatan, serta pengenalan inovasi berbasis pangan lokal yang dapat membantu masyarakat mengendalikan hipertensi dengan cara yang sederhana, efektif, dan berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang diikuti oleh lebih dari lima puluh warga Desa Cikawao.
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, kadar kolesterol, dan kadar asam urat.
Antusiasme warga sangat tinggi karena sebagian besar dari mereka jarang melakukan pemeriksaan rutin.
Dari hasil pemeriksaan ditemukan beberapa warga mengalami tekanan darah tinggi, bahkan dua orang tercatat memiliki tekanan darah di atas 180 mmHg.
Baca Juga:Gibran dan Driver Ojol Ngobrol Bareng di Istana Wapres, Bahas Aspirasi dan Kasus Affan KurniawanMahasiswa Universitas Bhakti Kencana Edukasi Pencegahan Diare di SDIT Matahati dengan Sabun Buatan Sendiri
Temuan ini tentu menjadi perhatian khusus bagi tim pelaksana karena kondisi tersebut sangat berisiko menimbulkan komplikasi.
Kedua warga tersebut kemudian diarahkan agar segera mendapatkan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan terdekat.
Setelah pemeriksaan, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Raden Nety Rustikayanti, M.Kep selaku dosen pembimbing.
Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pengabdian masyarakat adalah salah satu bukti nyata kepedulian perguruan tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab sosial universitas untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata.
Beliau menambahkan bahwa kegiatan sederhana seperti pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan edukatif dapat memberikan dampak yang besar apabila dilakukan secara berkesinambungan.
