Pembalap Indonesia Dominasi ARRC Mandalika, Bukti Kemajuan Motorsport Asia

Pembalap Indonesia Dominasi ARRC Mandalika, Bukti Kemajuan Motorsport Asia
Sejumlah pembalap ARRC menjalani sesi latihan di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (29/8/2025). (SUMBER FOTO: ANTARA/HO-Humas ITDC)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Promotions Director Two Wheels Motor Racing (TWMR), Ron Hogg, menegaskan bahwa gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) pada 29–31 Agustus semakin memperkuat posisi Pertamina Mandalika International Circuit sebagai salah satu pusat penting motorsport di kawasan Asia.

Dalam keterangannya di Mataram, Sabtu, Hogg menyebut Indonesia bukan hanya menjadi peserta terbanyak di ARRC, tetapi juga barometer perkembangan balap motor Asia.

Indonesia peserta terbanyak ARRC dan menjadi barometer balap motor Asia,” ujarnya.

Baca Juga:Mesir dan Qatar Tolak Pemindahan Paksa Warga Palestina, Desak Gencatan Senjata di GazaDK PBB Putuskan Perpanjangan Terakhir Mandat UNIFIL hingga 2026

Ia menambahkan bahwa ajang ini tidak sekadar kompetisi, melainkan wadah penting untuk membina, mengembangkan, dan meningkatkan kualitas para pembalap Asia.

Lebih dari dua dekade, Indonesia selalu menjadi kekuatan besar di ARRC. Sejak awal penyelenggaraan di era 1990-an, pembalap Indonesia dikenal tangguh.

Pada musim 2025, Indonesia bahkan tercatat sebagai negara dengan jumlah pembalap terbanyak yang ambil bagian. Jika dahulu dominasi hanya terlihat di kelas kecil, kini pembalap Tanah Air mampu bersaing di kelas menengah hingga tinggi, yakni 250cc dan 600cc.

“Sejak periode awal ARRC digelar (era 1990-an), pembalap Indonesia dikenal sangat kuat dalam kompetisi di ajang ARRC. Pada 2025 ini, Indonesia bahkan menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak,” katanya.

Menjelang seri Mandalika, pembalap Indonesia juga menunjukkan performa impresif dengan memimpin tiga kategori klasemen sementara: Underbone 150cc, Asia Production 250cc (AP250), dan Supersport 600cc.

“Dulu pembalap Indonesia fokus di kelas-kelas kecil, tapi hari ini mereka sudah bersaing di kelas 250cc hingga 600cc. Itu perkembangan yang sangat baik,” jelasnya.

Di kelas Underbone 150cc, Husni Zainul Faudzy mengumpulkan 138 poin. Sementara di kelas AP250, kejutan datang dari Fadillah Arbi Aditama yang membela Astra Honda Racing Team, berhasil menduduki puncak klasemen dengan 104 poin.

Baca Juga:8 Rekomendasi Minuman Pereda Sakit Kepala Alami yang Bisa Dibuat Sendiri!Korea Selatan Resmi Larang Penggunaan Ponsel di Kelas Mulai 2026

Adapun di kelas Supersport 600cc, Mohammad Adenanta Putra, juga dari Astra Honda Racing Team, tampil konsisten dengan raihan 108 poin.

Menurut Hogg, perkembangan ini menjadi bukti pesatnya kemajuan motorsport Indonesia. Pembalap Tanah Air tidak lagi terfokus pada kelas bawah, tetapi semakin berani tampil kompetitif di kelas lebih tinggi.

0 Komentar