Imbas Kerusuhan di DPRD Jabar, Laga Persib vs Borneo FC di GBLA Terancam Ditunda

Penggawa Persib Bandung Kakang Rudianto berebut bola dengan penggawa Semen Padang FC Ripal Wahyudi pada pertan
Penggawa Persib Bandung Kakang Rudianto berebut bola dengan penggawa Semen Padang FC Ripal Wahyudi pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (9/8) lalu. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pertandingan antara Persib Bandung melawan Borneo FC yang dijadwalkan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, pada Minggu, 31 Agustus 2025, terancam mengalami penundaan.

Ancaman penundaan ini muncul menyusul kerusuhan yang terjadi dalam aksi solidaritas di Gedung DPRD Jawa Barat pada Jumat, 29 Agustus 2025. Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengeluarkan surat permohonan penundaan pertandingan dengan nomor: B/3210/VIII/PAM.3.3./2025/Roops.

Dalam surat tersebut dijelaskan, keputusan permohonan penundaan didasarkan pada situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca aksi unjuk rasa yang berujung ricuh. Polda Jabar menetapkan status Siaga I di wilayah hukumnya, sebagaimana tertuang dalam Telegram Kapolda Jabar nomor STR/428/VIII/PAM.1.3./2025 tertanggal 29 Agustus 2025.

Baca Juga:Dinkes Kabupaten Bandung Pastikan Tidak Ada Tunggakan BPJS Kesehatan, Hanya Tagihan BerjalanYusuf Manshur Buka Donasi untuk Keluarga Mendiang Affan Kurniawan, Warganet: Gak Usah Mancing-mancing Dah!

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan adanya surat permohonan tersebut.

“Benar, permohonan itu dikeluarkan karena pertimbangan situasi keamanan saat ini. Isinya sudah dijelaskan dalam surat tersebut,” kata Hendra saat dikonfirmasi, Sabtu (30/8).

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari operator liga maupun manajemen Persib Bandung terkait penundaan pertandingan tersebut.

0 Komentar