Dinkes Kabupaten Bandung Pastikan Tidak Ada Tunggakan BPJS Kesehatan, Hanya Tagihan Berjalan

Ilustrasi pelayanan kesehatan di puskesmas. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Ilustrasi pelayanan kesehatan di puskesmas. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

Jabar Ekspres- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung, Yuli Isnawati, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada tunggakan iuran BPJS Kesehatan di wilayahnya.

Menurutnya, yang ada hanya tagihan berjalan yang pembayarannya tengah diproses sesuai mekanisme.

“Memang tidak ada hutang, tinggal tagihan berjalan pembayaran ya berproses sesuai dengan hasil,” ujar Yuli Isnawati saat dikonfirmasi, Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga:Yusuf Manshur Buka Donasi untuk Keluarga Mendiang Affan Kurniawan, Warganet: Gak Usah Mancing-mancing Dah!Bertahan hingga Malam, Massa Merangsek Masuki Kompleks DPR! 

Ia menjelaskan, Dinkes juga tengah melakukan verifikasi untuk anggaran tahun 2025. Proses itu mencakup data peserta yang masuk dan keluar kepesertaan.

“Kami pun melakukan verifikasi untuk tahun 2025. Agustus ini teranggarkan, ada proses masuk baru dan keluar,” tambahnya.

Meski demikian, Yuli mengakui adanya pengurangan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, pihaknya optimis kebutuhan anggaran tetap bisa dipenuhi hingga akhir tahun.

“Tetapi memang untuk bantuan dari provinsi berkurang, tapi mudah-mudahan di akhir tahun bisa cukup. Pastinya nanti dari APBD yang menutupinya,” tuturnya.

Yuli memastikan, kondisi ini tidak berdampak pada layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bandung. Ia menyebut, pelayanan tetap berjalan baik meski ada dinamika pada sisi pembiayaan.

“Yang penting tidak terganggu. Karena kan pelayanan tidak terganggu dan berjalan baik,” ucapnya.

Selain itu, ia menyebutkan adanya beberapa peserta yang sempat dinonaktifkan oleh pemerintah pusat. Namun, pihaknya segera melakukan verifikasi agar peserta tersebut kembali aktif.

Baca Juga:Sempat Diteriaki "Pengalihan Isu", Dedi Mulyadi Temui Massa Aksi di Depan Gedung DPRD JabarKDM Angkat Adik Almarhum Affan Kurniawan Jadi Anak Asuh: Tinggalnya Tetap Sama Ibu, Tapi Izinkan..

“Walaupun dari pusat ada yang dibayarkan dan ada penonaktifan, kita verifikasi dan masukkan lagi,” jelas Yuli.

Pihaknya berharap, sampai akhir tahun kondisi tetap stabil. Ia juga mendorong masyarakat yang mampu untuk mandiri dalam membayar iuran BPJS Kesehatan.

“Mudah-mudahan sehat semua dan masyarakat bisa mandiri bayar sendiri. Kan tidak semua masyarakat bisa bayar sendiri,” pungkasnya.

0 Komentar