JABAR EKSPRES – Kalau kamu sedang menanti kabar terbaru tentang PPPK Paruh Waktu 2025, sekarang saatnya bersiap.
Tahun ini, banyak pemerintah daerah sudah mulai menyusun dan mengusulkan formasi PPPK Paruh Waktu untuk berbagai bidang, mulai dari guru, tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis.
Kabar ini jelas jadi angin segar buat kamu yang masih berstatus non-ASN atau honorer dan ingin punya kepastian kerja lebih stabil.
Baca Juga:Daftar Kode Redeem FC Mobile Terbaru 29 Agustus 2025DAM Edukasi Pelajar SMAN 1 Cipeundeuy Jadi Pelopor #Cari_Aman di Jalan
Apa Itu PPPK Paruh Waktu 2025?
Sebelum masuk ke daftar instansi, mari kita pahami dulu. PPPK Paruh Waktu 2025 adalah skema yang memungkinkan tenaga non-ASN, honorer, hingga pekerja teknis untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan sistem jam kerja lebih fleksibel.
Artinya, kamu tetap bisa mendapatkan hak, perlindungan, serta status yang jelas tanpa harus mengikuti pola kerja penuh ASN.
Bagi banyak tenaga honorer, skema ini jadi solusi karena membuka kesempatan lebih luas tanpa harus terikat pada pola kerja konvensional.
Jadi, kalau kamu selama ini merasa kesempatan terbatas, PPPK Paruh Waktu bisa jadi jawaban.
Daftar Instansi yang Siap Umumkan PPPK Paruh Waktu 2025
Nah, berikut beberapa instansi yang sudah resmi mengusulkan formasi PPPK Paruh Waktu 2025:
- Pemkot BandungBandung mengusulkan total 7.375 pegawai. Rinciannya: 688 guru, 321 tenaga kesehatan, dan 6.366 tenaga teknis. Jadi kalau kamu punya latar belakang di salah satu bidang ini, peluangmu terbuka lebar.
- Pemkot PekalonganFormasi terdiri dari R2 (2 orang), R3 (1.672 orang), R4 (698 orang), dan R5 (3 orang). Jumlah ini cukup signifikan, terutama untuk kategori R3.
- Pemkab PonorogoSebanyak 1.700 tenaga non-ASN diusulkan jadi PPPK Paruh Waktu.
- Pemkot PalembangMengajukan 1.778 tenaga honorer kategori R4 untuk diangkat sebagai PPPK.
- Pemkab PurbalinggaTotal 2.848 tenaga non-ASN diusulkan, mencakup berbagai kategori R2 hingga R5.
- Pemkab Nagan RayaMengusulkan 2.290 tenaga non-ASN.
- Pemkab KamparSebanyak 2.063 tenaga non-ASN diusulkan.
- Pemkab Rejang LebongAda 327 tenaga honorer R3 dan R4 yang masuk daftar usulan.
- Pemkab Aceh UtaraMengusulkan lebih dari 8.000 tenaga honorer, mulai dari R2, R3, R4, hingga R5. Ini salah satu jumlah terbesar di tahun 2025.
- Pemkab LumajangSebanyak 4.273 tenaga non-ASN dari kategori R2 hingga R4 diusulkan.
- Pemkot PekanbaruTotal 5.173 tenaga diusulkan, dengan 2.866 orang sudah masuk database BKN, dan 2.307 lainnya belum terdaftar.
- Pemprov Sulawesi SelatanSebanyak 1.578 orang diusulkan, dengan rincian 811 guru, 760 tenaga teknis, dan 7 tenaga kesehatan.
- Pemkab BondowosoTotal 4.518 PPPK Paruh Waktu diusulkan, terdiri dari guru, tenaga kesehatan, dan teknis. Sebagian besar sudah ada di database BKN, tapi ada juga yang belum.
- Kabupaten SanggauMengusulkan 119 tenaga honorer.
- Pemkot SukabumiSebanyak 1.800 PPPK Paruh Waktu siap diusulkan.
- Pemkab BekasiMengusulkan 3.078 tenaga non-ASN.
