JABAR EKSPRES – Di tengah tingginya kebutuhan akan hunian yang layak di Indonesia, PT Motive Mulia—yang dikenal dengan merek Beton Merah Putih—menghadirkan terobosan besar melalui teknologi modular beton pracetak, yang mulai dikembangkan sejak 2024.
Langkah ini diambil sebagai respon terhadap backlog perumahan nasional yang mencapai angka mengkhawatirkan, yaitu sekitar 15 juta unit, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS).
Penerapan teknologi ini bukan sekadar wacana. Sebagai bentuk komitmen nyata, Beton Merah Putih kini tengah menggarap proyek pembangunan ‘608 unit rumah pekerja’ di kawasan pabrik gula Merauke, Papua Selatan.
Baca Juga:Persib Tambah Tembok Italia: Federico Barba Siap Perkokoh Lini BelakangRekrutan Emas! Thom Haye Jadi Motor Baru Persib Bandung
Pembangunan ini menjadi titik awal pemanfaatan modular beton untuk proyek skala besar di wilayah Indonesia Timur. Untuk menjamin kelancaran dan kecepatan pelaksanaan, perusahaan bahkan membangun pabrik precast di Merauke, yang memungkinkan komponen modular diproduksi langsung di lokasi dengan kualitas terstandar, efisien, dan presisi tinggi.
Teknologi ini diyakini akan menjadi salah satu pendorong utama dalam mewujudkan ‘Program 3 Juta Rumah’, yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai solusi konkret untuk penyediaan hunian terjangkau dan bermutu.
Solusi Inovatif untuk Tantangan Perumahan Nasional
Dalam media briefing yang berlangsung di Bandung pada Rabu (27/8/2025), Akhmad Syamsudin, Direktur Komersial PT Motive Mulia (Beton Merah Putih), menegaskan bahwa teknologi modular beton merupakan solusi transformasional di dunia konstruksi Indonesia.
“Kami memahami bahwa kebutuhan rumah layak huni di Indonesia sangat mendesak. Melalui teknologi modular beton, kami ingin mempercepat proses pembangunan tanpa mengorbankan kualitas. Proyek di Merauke menjadi bukti nyata bahwa solusi ini bisa diterapkan secara luas di berbagai daerah, termasuk kawasan yang terpencil sekalipun,” tegas Syamsudin.
Syamsudin juga akan menjadi salah satu pembicara utama dalam forum nasional Gelar Wicara Teknologi Modular Beton untuk Mendukung Percepatan Program 3 Juta Rumah”* yang digelar oleh HUD Institute, Kamis (28/8/2025).
Acara ini akan mempertemukan pemangku kepentingan dari berbagai sektor pemerintah, asosiasi profesi, komunitas masyarakat, dan akademisi untuk mendiskusikan penerapan dan masa depan teknologi modular beton dalam program perumahan nasional.
