JABAR EKSPRES – Polresta Bandung kembali melakukan kegiatan gerakan penanaman jagung di lahan tidur seluas 4 hektare di Desa Cikoneng, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional dengan mengoptimalkan lahan yang sebelumnya tidak produktif.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan, banyak lahan di wilayah Kabupaten Bandung yang dibiarkan tidak tergarap karena sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan pupuk hingga jaminan harga jual hasil panen yang rendah.
Baca Juga:Diduga Terlibat Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank di Jakarta, 4 Pria Ditangkap!Kasus Balita Meninggal Akibat Cacingan, Menteri PPPA Dorong Aktifkan Kembali Posyandu dan Bidan Desa
“Kami hadir untuk memastikan Bulog akan membeli hasil panen jagung dengan harga yang baik, yaitu Rp5.500 sampai Rp6.400 per kilogram. Ini akan menjadi jaminan bagi para petani untuk terus menanam,” ujarnya Sabtu (23/8/2025).
Sebagai langkah awal, Polresta Bandung memberikan bantuan berupa bibit jagung Bhayangkara, pupuk gratis, serta biaya untuk membersihkan lahan.
Aldi menegaskan, program ini bukan sebatas kegiatan seremonial atau sekali tanam, melainkan akan terus berlanjut.
“Setelah panen pertama nanti, tanah akan menjadi lebih subur. Secara teori, hasil panen di kuartal pertama 2026 seharusnya akan lebih banyak karena kualitas tanah yang sudah membaik,” katanya.
Ia juga berharap hasil panen di kuartal ketiga tahun ini bisa menjadi modal bagi petani untuk melanjutkan penanaman secara mandiri.
Polisi bersama TNI dan dinas terkait, kata dia, akan terus memfasilitasi distribusi hasil panen sekaligus memastikan harga stabil bersama Bulog.
Hingga pekan ini, tercatat sudah ada 66 hektare lahan yang ditanami jagung di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung. Polresta Bandung menargetkan tambahan 40 hektare lahan tidur bisa ditanami pada kuartal ketiga tahun ini.
Baca Juga:Semangat Efisiensi, Pemakaian Gas Bumi PGN di Kemenhan dan TNI Jalan TerusGempa Guncang Karawang Selatan, Sejumlah Rumah dan Gedung Rusak
“Kami akan terus mencari lahan-lahan tidur yang tidak dimanfaatkan. Jika hasilnya bagus, program ini akan terus berlanjut. Ini adalah wujud dukungan kami terhadap program ketahanan pangan yang diinisiasi oleh pemerintah dan Bapak Kapolri,” tutupnya.
