Kekerasan Seksual di Ciamis Melonjak, Korban Capai 50 Kasus

Kekerasan Seksual di Ciamis Melonjak, Korban Capai 50 Kasus
Ilustrasi kekerasan seksual di Ciamis semakin meningkat. (Dok. Freepik)
0 Komentar

“Kalau yang terlapor saja 50 kasus, bisa dibayangkan yang tidak tercatat jumlahnya berapa. Ini harus jadi perhatian semua pihak, tidak cukup hanya pemerintah atau aparat penegak hukum,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk membangun sebuah sinergi dan gerakan kolektif. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendirian. Peran serta aktif dari tokoh agama, tokoh masyarakat, guru di lingkungan pendidikan, dan terutama orang tua dalam keluarga dinilai sangat krusial.

Upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat dengan meningkatkan pengawasan, edukasi tentang kesehatan reproduksi dan consent (persetujuan) sejak dini, serta menciptakan iklim dimana korban merasa aman untuk melapor.

Baca Juga:Anjar Asmara Diusulkan Demokrat Isi Kekosongan Wakil Bupati CiamisDiberhentikan Akibat Lakukan Pelanggaran Berat, Kades Tambaksari Ciamis Malah Menghilang!

“Kita harus bekerja sama, karena persoalan ini menyangkut masa depan Ciamis dan generasi Indonesia Emas 2045,” tandasnya. (CEP)

0 Komentar