Banyak Belanja Modal di Perusahaan APBD, Kekayaan Pemprov akan Bertambah

Paripurna Pengesahan Perubahan APBD 2025 di DPRD Jabar beberapa waktu lalu. (son)
Paripurna Pengesahan Perubahan APBD 2025 di DPRD Jabar beberapa waktu lalu. (son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Neraca kekayaan Pemprov Jabar bakal meroket di 2025. Salah satunya karena porsi belanja modal Pemprov Jabar melonjak drastis. Itu adalah hasil Perubahan APBD 2025 yang telah disepakati antara DPRD Jabar dan Gubernur.

Wakil Ketua DPRD Jabar M. Q. Iswara menuturkan, sejumlah program memang menjadi prioritas dalam Perubahan APBD 2025.

Dalam program prioritas itu, sejumlah proyek infrastruktur cukup dominan. Misalnya di sektor pendidikan, ada pembebasan lahan untuk sejumlah sekolah. Kemudian pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), hingga unit sekolaBEh baru.

Baca Juga:Bukan Sebatas Wadah Solidaritas, 234 SC Buktikan Aksi Sosial Nyata Peduli Kemanusiaan Dari Musik Tanaman hingga Fine Dining, Jentik Festival Angkat Gastronomi Nusantara

“Di antaranya ada pembebasan lahan untuk SMAN Cisalak, lalu di Tasikmalaya, dan Kota Bandung, ” cetusnya, Sabtu (16/8).

Politikus Partai Golkar itu melanjutkan, untuk di bidang kesehatan salah satu yang akan dikerjakan adalah pembangunan RSUD. Lalu pembelian alat kesehatan.

“Termasuk insentif untuk Posyandu tetap ada, ” terangnya.

Selain itu, Pemprov juga bakal menambah penerangan jalan umum (PJU) di beberapa titik. Anggaran belanja modal naik dari sekitar Rp 1,7 triliun menjadi Rp 4,1 triliun. “Jadi neraca kekayaan Pemprov akan bertambah. Karena akan banyak aset, ” katanya.

Di sisi lain, Perubahan APBD 2025 ya,ng telah disepakati. Rinciannya pendapatan daerah menjadi Rp 31,09 triliun dari sebelumnya Rp 30,99 triliun.

Lalu belanja daerah menjadi Rp 32,23 triliun dari sebelumnya Rp 31,08 triliun. Kemudian penerima pembiayaan daerah menjadi Rp 1,76 triliun dari sebelumnya Rp 693,39 miliar. Sedangkan pengeluaran pembiayaan tetap dengan Rp 616,81 miliar. Sehingga volume APBD menjadi Rp 32,85 triliun. (son)

0 Komentar