Gara-gara Bawa Rombongan Terlalu Banyak, Lamaran Pria ini Ditolak

Gara-gara Bawa Rombongan Terlalu Banyak, Lamaran Pria ini Ditolak
Gara-gara Bawa Rombongan Terlalu Banyak, Lamaran Pria ini Ditolak
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kisah pilu menimpa seorang pria berinisial WH (37), warga Desa Krembangan, Sidoarjo, Jawa Timur.

Niat tulusnya untuk melamar kekasih berujung penolakan, hanya karena jumlah tamu yang ia bawa dianggap terlalu banyak.

Peristiwa ini viral di media sosial dan menuai beragam komentar warganet.

Baca Juga:3,2 km Jalan Keneng-Londok Dikerjakan Tahun ini, Warga Ucapkan Terimakasih Kang DSPayment ID Batal Diluncurkan 17 Agustus, BI Ungkap Alasannya 

Momen lamaran itu berlangsung pada Minggu (22/6/2025) di rumah keluarga calon mempelai wanita di Warugunung, Surabaya.

WH mengaku telah menyiapkan segalanya secara matang, mulai dari cincin, kalung, baju, sepatu, hingga ponsel, dengan total biaya mencapai belasan juta rupiah.

Sebelumnya, kedua pihak sepakat bahwa rombongan dari keluarga WH dibatasi maksimal 25 orang.

Namun, karena tingginya antusiasme keluarga dan kerabat dekat, jumlah tamu yang hadir membludak hingga sekitar 40 orang.

“Yang datang semuanya keluarga dan teman dekat. Saya tidak menyangka ini akan jadi masalah besar. Tiba-tiba setelah acara, saya dipanggil sendirian dan dibilang, ‘Kenapa tamunya banyak sekali? Sudah, batal saja lamarannya.’ Saya benar-benar tidak bisa berkata apa-apa,” tutur WH.

Yang membuatnya makin kecewa, keputusan pembatalan lamaran tidak disampaikan langsung kepada keluarganya.

Justru, kabar itu baru diketahui keluarga WH melalui unggahan di TikTok.

Baca Juga:Aplikasi Dapodik 2026.a Resmi Rilis, Ini Cara dan Daftar Fitur BarunyaLowongan Damkar DKI Jakarta 2025 Dibuka, 4 Tes Fisik ini Perlu Dikuasai Pelamar

“Keluarga saya malah tahu dari media sosial. Mereka tambah kecewa karena selama ini mengira semuanya berjalan lancar,” ungkapnya.

WH mengenal calon pasangannya, seorang guru PAUD berusia 27 tahun, lewat perantara teman.

Selama lima bulan berhubungan, keduanya rutin bertemu setiap akhir pekan, bahkan WH kerap menjemput dan mengantarnya bekerja.

“Saya pikir ini akan jadi hubungan yang serius,” ucapnya lirih.

Kini, semua rencana itu sirna. WH mengaku belum lagi berkomunikasi dengan sang mantan calon istri sejak kejadian tersebut.

“Saya hanya bisa pasrah. Niat saya baik, tapi kalau ditolak karena tamu kebanyakan, saya juga tidak bisa memaksa,” pungkasnya.

0 Komentar