Alun-alun Bandung Masih Ditutup, Wisatawan Luar Kota Kecewa 

Spanduk ditutup sementara terbentang di pintu masuk Alun-Alun Bandung di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu
Spanduk ditutup sementara terbentang di pintu masuk Alun-Alun Bandung di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (13/8). Penutupan sementara untuk pemeliharaan tahap 2 rencananya akan berlangsung selama empat bulan ke depan untuk memperbaiki fasilitas yang ada di area taman Alun Alun Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sejumlah wisatawan dari luar kota mengaku kecewa setelah mendapati Taman Alun-alun Bandung ditutup total sejak Senin, 11 Agustus 2025.

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menutup ruang publik ikonik di pusat kota itu untuk melanjutkan penataan tahap kedua yang akan berlangsung hingga akhir November.

Seorang wisatawan asal Bojonegoro, Ayu (21) mengaku terkejut begitu tiba di lokasi. “Saya sudah jauh-jauh datang, rencananya mau foto-foto di taman sintetis ini,” ujarnya kepada Jabar Ekspres, Rabu (13/8).

Baca Juga:Warga Lebaksari Ngamprah Protes, Janji Penanganan Banjir Cuma RetorikaPeringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah, Ini Acara yang Bisa Kamu Ikuti 

“Pas sampai ternyata ditutup seng dan ada tulisan ‘ditutup sementara’. Kecewa sih, tapi kalau demi kebaikan ke depannya, saya bisa mengerti,” imbuhnya.

Dirinya berharap saat dibuka kembali, fasilitas pendukung lebih modern, seperti papan informasi elektronik dan internet gratis.

Seorang wisatawan lainnya, Denandra (32) menilai perawatan taman memang perlu dilakukan, namun sosialisasi penutupan seharusnya lebih luas.

Seperti Ayu, dirinya mengharap saat taman dibuka kembali dalam kondisi lebih rapi dan terjaga. “Banyak wisatawan luar kota yang enggak tahu, akhirnya kecewa,” ujar pelancong Padang tersebut.

Pelaksana tugas Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Yuli Ekadianty, mengatakan penataan tahap kedua melanjutkan pekerjaan tahun lalu yang belum tuntas.

“Ada perbaikan pagar, pembenahan belumbak tanaman, penggantian dan perbaikan lampu, perkerasan area, serta perbaikan ram dan shelter menuju basement di tengah taman,” katanya.

Selain Alun-alun Bandung, DPKP juga tengah merevitalisasi Taman Lansia selama tiga bulan, dengan fokus pada perbaikan pagar, jogging track, dan penambahan lampu penerangan.

Baca Juga:RS Hasan Sadikin Gunakan Gaslink CNG dari PGN Gagas, Pelayanan Kesehatan Kini Lebih Efisien dan Ramah LingkungKomitmen dalam Pemenuhan Hak Anak, Jateng Kembali Diganjar Penghargaan Provinsi Layak Anak 

Menurut Yuli, penutupan total diperlukan karena sejumlah pekerjaan mengharuskan pembongkaran dan perbaikan menyeluruh. “Harapannya taman lebih tertata, fasilitas lengkap, dan masyarakat semakin nyaman berkunjung,” pungkasnya.

0 Komentar