JABAR EKSPRES – Mantan penjaga gawang Manchester United, David De Gea, akan kembali ke Old Trafford untuk pertama kalinya sejak hengkang dari klub pada tahun 2023.
Namun kali ini, ia hadir bukan sebagai pahlawan di bawah mistar United, melainkan sebagai pemain lawan bersama klub barunya, Fiorentina.
De Gea dijadwalkan tampil membela La Viola dalam laga pramusim terakhir Manchester United pada Sabtu, 9 Agustus 2025.
Baca Juga:Pemerintah Berhasil Padamkan 63 Kasus Karhutla di Kalimantan TimurTottenham Serius Dekati Rodrygo, Son Resmi Pecahkan Rekor Transfer MLS
Pertandingan ini menjadi salah satu ajang pemanasan penting bagi kedua tim sebelum musim 2025/2026 resmi dimulai.
Kiper asal Spanyol tersebut meninggalkan United setelah 12 tahun pengabdian yang luar biasa dan baru bergabung dengan Fiorentina satu tahun kemudian.
Kembalinya De Gea ke Teater Impian tentu akan menjadi momen penuh emosi, baik bagi dirinya maupun para suporter Setan Merah.
Dikenal sebagai salah satu legenda modern klub, De Gea dipastikan akan mendapat sambutan hangat dari para fans yang masih menyimpan kenangan manis akan aksi-aksinya di bawah mistar gawang United.
Bergabung dari Atletico Madrid pada 2011, De Gea sempat menghadapi masa adaptasi yang berat. Ia kerap dikritik di musim-musim awal, namun perlahan membuktikan diri sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia.
Berkat refleks luar biasa, ketenangan di bawah tekanan, serta kemampuan melakukan penyelamatan krusial, De Gea menjadi sosok vital dalam skuad United selama lebih dari satu dekade.
Ia mencatatkan 415 penampilan sebagai starter di Premier League untuk Manchester United—angka yang menempatkannya sebagai pemain dengan jumlah starter liga terbanyak kedua dalam sejarah klub, hanya di bawah Ryan Giggs (522).
Baca Juga:Ekonomi Jateng Ngebut! Tumbuh 5,28 Persen, Dunia Usaha SumringahGuru Non-ASN Dapat Insentif, Ahmad Luthfi Apresiasi Langkah Pemerintah
Bahkan, ia unggul dari banyak legenda klub seperti Paul Scholes (404), Gary Neville (380), dan Wayne Rooney (354), yang juga menjadi ikon di era keemasan United.
Secara keseluruhan, termasuk penampilan sebagai pemain pengganti di semua kompetisi, De Gea menempati urutan ketiga dalam daftar penampil terbanyak sepanjang masa Manchester United, hanya kalah dari Giggs dan Scholes.
Catatan tersebut menunjukkan betapa konsistennya performa De Gea, serta ketahanan fisik dan mentalnya untuk terus tampil di level tertinggi selama lebih dari satu dekade.
