Klarifikasi GS Investment Terkait Kendala WD di Aplikasi 68EA , Ternyata Karena ini  

Aplikasi GS Investment yang memberikan klarifikasi terkain kendala WD.
Aplikasi GS Investment yang memberikan klarifikasi terkain kendala WD.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kabar terbaru dari Aplikasi 68EA atau GS Investment kini sedang dinanti-nantikan oleh para anggotanya. Semua anggota berharap aplikasi bisa kembali melakukan penarikan dan berjalan normal.

Namun bukan kabar baik yang didapat para member, melainkan kabar mengejutkan yang menyebutkan bahwa aplikasi mengalami kendala WD atau penarikan karena ada serangan dari Hacker.

“Hasil investigasi mendesak dan pelacakan oleh departemen teknis 68EA, serta verifikasi dari berbagai bukti, menunjukkan bahwa serangan ini bukan insiden keamanan siber biasa, melainkan aksi jahat yang terorganisir dan direncanakan oleh peretas asal Indonesia,” tulis pengumuman dari aplikasi tersebut.

Baca Juga:Aplikasi 68EA Bantah SCAM, Sebut Ada Serangan Hacker IndonesiaFIX SCAM, Aplikasi 68EA Rugikan Masyarakat Medan Hingga Miliaran Rupiah

Aplikasi menyebut bahwa penyebab member tidak bisa WD karena ada masalah pada websitenya. MAsalah tersebut muncul setelah ada serangan yang diduga dilakukan oleh sindikat yang terorganisir, dan bukan dari insiden keamanan biasa. Secara terang-terangan aplikasi mencurigai bahwa serangan tersebut dilakukan oleh peretas atau hacker asal Indonesia.

Banyak yang menduga klarifikasi tersebut hanyalah alasan dari aplikasi, karena tidak ingin disalahkan setelah membuat membernya mengalami kerugian.

Apalagi aplikasi ini sudah berjalan cukup lama, sehingga memang sudah saatnya aplikasi yang terindikasi ponzi tersebut scam.

Aplikasi juga sama sekali tidak menawarkan solusi agar masalah segera teratasi, sehingga terkesan sama sekali tidak ada peluang agar member bisa melakukan WD kembali.

Kini para member di berbagai daerah mulai melakukan pengumpulan bukti-bukti untuk menyeret para leadernya ke polisi. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk bisa mengembalikan uang kerugian mereka dari penyitaan aset para leadernya.

0 Komentar