Carlos Canizales Tumbangkan Panya Pradabsri Lewat KO di Ronde Kelima dan Rebut Gelar WBC

Carlos Canizales Tumbangkan Panya Pradabsri Lewat KO di Ronde Kelima dan Rebut Gelar WBC
Carlos Canizales vs Panya Pradabsri (SUMBER FOTO: Instagram/wbcboxing)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Petinju asal Venezuela, Carlos Canizales, berhasil merebut gelar juara dunia kelas terbang ringan (48,9 kg) versi World Boxing Council (WBC) setelah mengalahkan petinju Thailand, Panya Pradabsri, melalui kemenangan knockout (KO) di ronde kelima.

Pertarungan berlangsung di Caracas, Venezuela, dan menjadi ajang pembalasan atas kekalahan kontroversial Canizales dari Pradabsri pada Desember 2024 lalu di Thailand.

Menurut laporan resmi WBC yang diakses dari Jakarta pada Senin, Canizales tampil agresif sejak awal pertandingan.

Baca Juga:UEA dan Yordania Pimpin Misi Bantuan Udara Multinasional ke Gaza di Tengah Krisis KemanusiaanNaomi Osaka Tembus 16 Besar WTA 1000 Montreal Usai Kalahkan Jelena Ostapenko

“Canizales mencetak KO pada ronde kelima setelah bangkit saat terjatuh pada ronde keempat,” tulis pernyataan tersebut.

Didukung penuh oleh penonton tuan rumah, ia langsung melancarkan pukulan keras menggunakan tangan kirinya yang dikombinasikan dengan serangan ke arah tubuh dan kepala lawan.

Sementara itu, Pradabsri lebih memilih bertahan sambil mencari celah untuk melancarkan serangan balik.

Pertandingan sempat berubah arah pada ronde keempat ketika Pradabsri mendaratkan hook kanan yang akurat dan membuat Canizales terjatuh. Namun, kejutan terjadi saat Canizales bangkit dan langsung menggempur habis-habisan pada ronde kelima.

Ia sukses mengakhiri pertarungan dengan hook kiri telak ke arah tubuh Pradabsri yang tak mampu dibendung, sekaligus memastikan kemenangan KO yang dramatis.

Kemenangan ini sangat berarti bagi Canizales, selain membalas kekalahan sebelumnya, juga menambah catatan prestasinya menjadi 28 kemenangan (20 di antaranya melalui KO), tiga kekalahan, dan satu kali seri dari total 32 laga profesional.

Di sisi lain, Pradabsri yang kini berusia 34 tahun harus menerima kekalahan ketiga dari total 47 pertarungan. Ia dikenal sebagai petinju yang kerap mengalahkan petinju Indonesia, dengan rekor kemenangan atas mereka mencapai 16 kali.*

SUMBER: ANTARA

0 Komentar