Naomi Osaka Tembus 16 Besar WTA 1000 Montreal Usai Kalahkan Jelena Ostapenko

Naomi Osaka Tembus 16 Besar WTA 1000 Montreal Usai Kalahkan Jelena Ostapenko
Naomi Osaka (SUMBER FOTO: Instagram/naomiosaka)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Naomi Osaka memastikan langkahnya ke babak 16 besar turnamen WTA 1000 Omnium Banque Nationale 2025 di Montreal, setelah meraih kemenangan meyakinkan atas unggulan ke-22 Jelena Ostapenko dengan skor 6-2, 6-4, dalam laga yang berlangsung selama 1 jam 12 menit pada Jumat (1/8) waktu setempat atau Sabtu WIB.

“Memang, dia mematahkan servis saya beberapa kali, tapi dia pemain yang sangat bagus dalam melakukan pengembalian, jadi saya tidak bisa menganggapnya secara personal,” ujar Osaka dalam wawancara yang disiarkan WTA.

Osaka mengakui bahwa Ostapenko merupakan salah satu petenis favoritnya. Selain karena petenis asal Latvia itu menjadi pionir generasinya—menjadi petenis kelahiran 1997 pertama yang menjuarai turnamen Grand Slam—gaya bermainnya yang agresif juga memberikan daya tarik tersendiri. Meski demikian, Osaka tetap tampil fokus dan tak membiarkan rasa hormatnya menjadi hambatan saat berada di lapangan.

Baca Juga:Menteri P2MI Dorong Peningkatan Keterampilan Calon Pekerja Migran untuk Tembus Pasar EropaAlwi Farhan dan Pasangan Ganda Campuran Amri/Nita Lolos ke Semifinal Macau Open 2025

Kemenangan ini membuat Osaka mencatatkan tiga kemenangan dari tiga pertemuan dengan Ostapenko, semuanya diraih dengan straight set.

“Saya masuk ke sana dengan kesadaran bahwa dia pemain hebat, dan jika saya memberinya kesempatan, dia akan memukul bola winner, jadi saya hanya berusaha menjaga kecepatan dan tetap sekokoh mungkin,” ucap Osaka yang kini bermain di bawah arahan pelatih baru, Tomasz Wiktorowski.

Dalam pertandingan tersebut, kedua pemain memperlihatkan kekuatan pukulan mereka. Ostapenko mencetak 17 winner, sementara Osaka menghasilkan 14 winner. Meski demikian, statistik menunjukkan perbedaan mencolok dalam efektivitas permainan.

Osaka tampil lebih unggul dalam kualitas servis serta minim melakukan kesalahan sendiri sepanjang pertandingan. Berdasarkan data resmi WTA, ia berhasil memenangkan 71 persen poin dari servis pertamanya, jauh lebih tinggi dibandingkan Ostapenko yang hanya meraih 50 persen.

Selain itu, Osaka hanya mencatatkan 13 unforced error, sedangkan Ostapenko melakukan hingga 37 kesalahan sendiri, termasuk empat double fault—salah satunya terjadi saat menghadapi set point di set pertama.

Meskipun Ostapenko sempat mematahkan servis Osaka di masing-masing set dan bahkan menyamakan kedudukan saat tertinggal 2-3, ia gagal menjaga servisnya sendiri. Akibatnya, momentum berpindah ke tangan Osaka yang akhirnya berhasil mengunci kemenangan.

0 Komentar