Jok kulit elektrik yang menjadi salah satu fitur mewah Camry juga berisiko bermasalah, terutama pada motor penggeraknya, yang memerlukan servis khusus.
Dengan segala potensi masalah tersebut, Camry memang menarik dari sisi harga, tetapi bisa menjadi beban finansial jika tidak disiapkan dengan matang.
7. Nissan X-Trail T32
Nissan X-Trail generasi T32 merupakan SUV yang terlihat modern, gagah, dan mewah. Kini mobil ini bisa didapatkan dengan harga sekitar Rp150 jutaan, dan dari luar memang tampak sangat menggiurkan.
Baca Juga:7 HP Infinix Terbaik 2025 dengan Spesifikasi Tinggi dan Harga Terjangkau10 Fitur Baru iOS 26 Keren Ini Wajib Dicoba Pengguna iPhone di 2025
Namun, perlu diketahui bahwa X-Trail T32 membawa beberapa tantangan dari sisi perawatan dan ketersediaan suku cadang.
Pertama, mobil ini menggunakan transmisi CVT—yang pada model Nissan dikenal kurang awet jika dibandingkan dengan pabrikan Jepang lainnya. Jika transmisi CVT mengalami kerusakan, biaya perbaikannya bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah.
Selain itu, sistem kelistrikan pada mobil ini juga cukup sensitif. Tidak jarang, untuk memperbaiki satu kerusakan dibutuhkan penggantian modul elektronik, atau bahkan dilakukan riset ulang oleh bengkel spesialis. Ini tentu menambah biaya perbaikan dan menyulitkan pemilik yang tidak memiliki akses ke bengkel terpercaya.
Jika Anda memiliki dana terbatas, disarankan untuk menghindari Nissan X-Trail T32, karena risiko kerusakannya bisa sangat membebani keuangan.
Itulah 7 mobil bekas yang terlihat murah di harga, namun memiliki biaya perawatan yang tinggi. Meski tampak menarik dari sisi tampilan dan fitur, penting untuk mempertimbangkan kemampuan finansial dalam hal perawatan dan ketersediaan suku cadang. Ingatlah bahwa hari sial tidak tercantum dalam kalender, dan mobil yang tampak mulus bisa saja menyimpan banyak “PR” yang tak terlihat.
