Masalah umum yang sering terjadi adalah kerusakan pada injektor dan turbo. Jika injektor rusak, biaya perbaikannya bisa mencapai Rp6 juta. Lebih parahnya lagi, kerusakan injektor seringkali menjalar ke turbo. Jika turbo rusak, siap-siap merogoh kocek belasan juta rupiah. Belum lagi jika bermasalah di sensor atau ECU, biayanya bisa berkisar antara Rp5 hingga Rp10 juta.
Sebagai mobil buatan Amerika, Chevrolet Captiva juga menggunakan konstruksi dan ukuran baut yang berbeda dari mobil Jepang, sehingga banyak bengkel umum enggan menerima perbaikannya. Mau tidak mau, Anda harus membawa mobil ini ke bengkel spesialis, yang biayanya bisa lebih mahal daripada bengkel resmi.
Dengan semua risiko tersebut, Captiva diesel bisa menjadi jebakan finansial jika Anda tidak benar-benar siap dengan biaya perawatannya.
Baca Juga:7 HP Infinix Terbaik 2025 dengan Spesifikasi Tinggi dan Harga Terjangkau10 Fitur Baru iOS 26 Keren Ini Wajib Dicoba Pengguna iPhone di 2025
2. Peugeot 408
Peugeot 408 saat ini bisa Anda temukan di pasar mobil bekas dengan harga antara Rp60 juta hingga Rp80 jutaan. Mobil ini sempat menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin merasakan sensasi mobil Eropa dengan harga terjangkau. Namun, tantangan terbesar dari Peugeot 408 terletak pada layanan purnajual (after-sales service).
Jaringan bengkel dan dealer resmi Peugeot di Indonesia sangat terbatas. Banyak suku cadangnya harus dipesan dari luar negeri atau melalui importir umum. Pilihan lain biasanya hanya antara suku cadang KW, aftermarket, atau copotan. Sayangnya, untuk Peugeot 408, baik aftermarket maupun copotan juga cukup langka, sehingga harga suku cadang menjadi sangat mahal.
Mobil ini juga memiliki beberapa penyakit bawaan, seperti coil ignition yang mudah rusak. Jika rusak, harga per satuannya bisa mencapai Rp1,5 juta. Bagian kaki-kaki juga dikenal cukup ringkih, dan sistem elektrikalnya cukup kompleks. Jika rusak, bisa menimbulkan masalah beruntun yang memusingkan.
Dengan semua potensi perbaikan mahal tersebut, Peugeot 408 berisiko menjadi jebakan finansial, terutama bagi Anda yang tidak memiliki pengalaman atau jaringan bengkel spesialis mobil Eropa.
3. Ford Fiesta (2014 ke atas)
Ford Fiesta bisa ditemukan di pasar mobil bekas dengan harga di bawah Rp100 juta untuk keluaran tahun 2014 ke atas. Secara tampilan, mobil ini memang cukup menarik, baik dari sisi eksterior maupun interior. Namun, masalah utama dari Ford Fiesta terletak pada harga suku cadangnya yang sangat mahal.
