JABAR EKSPRES – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat, Panji Hermawan, angkat bicara terkait larangan study tour yang belakangan ramai diperbincangkan.
Menurutnya, wisata merupakan bagian dari proses hilir, tempat masyarakat mencari ketenangan setelah rutinitas harian.
“Yang namanya wisata itu kan proses hilir, artinya ketika orang hulunya sudah semua beres, semua tenang, barulah enak. Artinya menuju hilir cari healing,” ujarnya saat ditemui, Jumat (25/7/2025).
Baca Juga:Revitalisasi atau Ekspansi Industri? Walhi Jabar Tolak Pelepasan Hutan Lindung di Pesisir UtaraAlexander Isak Ingin Hengkang, Liverpool Pantau Situasi di Tengah Drama Newcastle
Panji menegaskan bahwa kebijakan pemerintah harus menjadi acuan, namun potensi wisata yang ada di masing-masing wilayah, termasuk Bandung Barat, tetap harus diakomodir dan didukung.
“Silakan berwisata di wilayah masing-masing. Bandung Barat banyak potensi wisata yang harus dikunjungi,” katanya.
Terkait dengan kebijakan larangan study tour, Panji menilai bahwa perlu dilihat dari sudut pandang tujuan kegiatan.
Menurutnya, jika study tour diarahkan pada kegiatan edukatif, maka wisata edukasi bisa menjadi solusi alternatif yang relevan, khususnya di kawasan Bandung Barat.
“Kalau memang study tour arahnya ke edukasi, kita punya potensi wisata edukasi. Apakah itu juga akan tergerus oleh kebijakan? Tentunya harus melihat kegiatan study tour tersebut,” ujarnya.
“Kalau kunjungannya berbasis edukasi, ya kenapa tidak? Apalagi yang wilayahnya Jawa Barat,” tambahnya.
Ia menyebut Lembang sebagai salah satu kawasan yang memiliki destinasi wisata edukatif unggulan.
Baca Juga:Ada Perbaikan, Jembatan Dayeuhkolot Sisi Kiri Ditutup hingga Awal September!Persib Bangun Kekuatan di Thailand, AFC Jadi Target Serius
“Contoh The Great Asia Africa, itu potensi wisata yang memanifestasikan tentang kebudayaan,” kata dia.
Lebih lanjut, Panji mengatakan bahwa Bandung Barat juga terbuka untuk wisatawan mancanegara. Ia mencontohkan saat Bandara Husein Sastranegara masih beroperasi untuk penerbangan internasional, banyak wisatawan asing yang datang ke Kota Bandung dan berlibur ke Lembang.
“Mereka datang ke Kota Bandung hanya untuk berbelanja, dan liburannya di Lembang. Jadi silakan wisatawan, baik dari luar Bandung Barat maupun luar negeri, menikmati alam yang ada di Bandung Barat,” jelasnya.
Terakhir, Panji menyoroti potensi kunjungan wisata edukasi oleh sekolah pada hari kerja.
“Sekolah itu berpotensi datangnya di weekday, karena komparatifnya ke study banding,” tandasnya. (Wit)
