JABAR EKSPRES – Meski teknologi pelayaran terus berkembang, insiden kecelakaan kapal masih kerap terjadi dan bahkan menunjukkan peningkatan. Peristiwa terbaru yang mengguncang publik adalah terbakarnya KM Barcelona V di perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada Minggu, 20 Juli 2025.
Kapal Motor Barcelona V yang saat itu mengangkut ratusan penumpang mendadak terbakar hebat. Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak kobaran api melalap bagian badan kapal, dengan asap hitam pekat membumbung ke udara.
Sejumlah penumpang terlihat panik, melompat ke laut demi menyelamatkan diri, meskipun sebagian telah mengenakan jaket pelampung. Tim SAR dan warga setempat segera bergerak untuk melakukan proses evakuasi dan penyelamatan.
Baca Juga:KUR BRI 2025 Online Cuma Pakai KTP Cair Hingga Rp50 JutaHarga Emas Antam Hari Ini (21 Juli 2025) di Rp1.927.000 per Gram
Insiden tragis ini kembali menyadarkan kita semua akan pentingnya memahami dan mengikuti prosedur keselamatan ketika berada di kapal laut, khususnya dalam kondisi darurat. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab kru kapal, tapi juga kewajiban seluruh penumpang.
Berikut panduan penting yang perlu dipahami penumpang saat terjadi kecelakaan kapal:
1. Tetap Tenang dan Jangan Panik
Panik hanya akan memperburuk keadaan. Cobalah untuk mengendalikan diri agar dapat berpikir jernih dan mengambil keputusan yang tepat.
2. Peka Terhadap Tanda-Tanda Bahaya
Segera waspada bila terdengar suara mesin yang tidak biasa, terasa getaran aneh, atau ada perubahan performa kapal. Deteksi dini sangat membantu dalam menentukan langkah selanjutnya.
3. Segera Kenakan Jaket Pelampung
Jaket pelampung adalah perlindungan pertama saat kapal dalam keadaan darurat. Pakailah sesegera mungkin dan bantu penumpang lain jika diperlukan.
4. Ikuti Arahan Kru dan Petunjuk Evakuasi
Setiap kapal biasanya memiliki petunjuk evakuasi yang wajib dipahami penumpang. Ikuti instruksi kru kapal secara tertib agar proses evakuasi berjalan lancar.
5. Segera Menuju Titik Kumpul
Setelah memakai alat keselamatan, segera menuju titik kumpul sesuai instruksi. Ini akan mempermudah kru dalam memastikan jumlah penumpang yang selamat.
6. Gunakan Peralatan Komunikasi Darurat Jika Bisa
Baca Juga:Oppo Reno 14 Pro 5G, Apakah Layak Dibeli?13 Sumber Penghasilan Pasif yang Wajib Dicoba
Jika memungkinkan, gunakan radio kapal atau alat komunikasi darurat untuk melaporkan situasi kepada otoritas penyelamat.
7. Bantu Sesama Penumpang
Jangan hanya fokus menyelamatkan diri sendiri. Bila memungkinkan, bantu penumpang lain, terutama anak-anak, lansia, atau mereka yang kesulitan bergerak.
