Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi di Garut Telan Korban Jiwa, Kericuhan Terjadi Saat Makan Gratis

Ilustrasi foto jenazah (Pixabay)
Ilustrasi foto jenazah (Pixabay)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pesta pernikahan anak sulung Dedi Mulyadi, Maula Akbar Mulyadi dengan Wakil Bupati Garut Lutfianisa Putri Karlina telan korban jiwa.

Dilaporkan tiga orang meninggal dunia di acara pernikahan tersebut saat menggelar makan gratis di Alun-alun Garut pada Jumat (18/7) siang.

Acara makan gratis yang digelar di Alun-alun Garut itu berubah ricuh. Massa yang telah memadati lokasi sejak pagi langsung berebut masuk gerbang saat dibuka panita.

Sehingga, menyebabkan saling dorong dan sesak napas.

Baca Juga:Sempat Buron, Polisi Berhasil Tangkap 1 Tersangka Kasus Perdagangan Bayi Jaringan InternasionalBerujung Diserang Simpatisan Dedi Mulyadi, Wakca Balaka Kecam Penggunaan Akun Media Sosial Lembaga Publik

Menurut seorang pedagang, Nelis, yang juga menjadi saksi mata dari kericuhan tersebut mengatakan kondisi sudah padat sejak selesai salat Jumat.

Ia juga mengatakan ambulans silih berganti datang ke lokasi, bahkan ia juga sempat membopong salah satu korban anak kecil.

“Banyak ambulans. Tadi saya ikut bopong satu korban, anak kecil”, ucapnya.

Sebelumnya, informasi soal pembagian 5.000 porsi makanan gratis dalam acara “Panggung Hiburan Rakyat” telah menyebar luas di media sosial, termasuk TikTok. Ini memicu membeludaknya warga ke kawasan alun-alun sejak pukul 08.00 WIB.

Meski pihak keamanan dari Polisi dan Satpol PP sudah dikerahkan, banyaknya jumlah massa membuat upaya pengamanan kewalahan. Beberapa warga bahkan dilaporkan pingsan akibat sesak dan kepadatan massa di titik-titik tertentu.

Adapun korban tewas dalam acara pernikahan tersebut yaitu:

  1. Vania Aprilia usia 8 tahun, Warga Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat
  2. Dewi Jubaedah usia 61 tahun, alamat Jakarta Utara
  3. Bripka Cecep Saeful Bahri usia 39 tahun, anggota Polres Garut

 

0 Komentar