ASEAN Kritik Tarif Sepihak dan Serukan Gencatan Senjata di Gaza

ASEAN Kritik Tarif Sepihak dan Serukan Gencatan Senjata di Gaza
Ilustrasi bendera ASEAN (SUMBER FOTO: Freepik/www.slon.pics)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mengeluarkan pernyataan bersama pada Jumat yang menyoroti kekhawatiran terhadap kebijakan tarif sepihak yang dinilai dapat menghambat stabilitas ekonomi global.

Para diplomat dari negara-negara anggota ASEAN menyebut bahwa kebijakan semacam itu “kontraproduktif” dan berpotensi memperparah fragmentasi dalam sistem ekonomi dunia.

Dalam pernyataan tersebut, ASEAN menyampaikan rasa keprihatinan atas meningkatnya tensi dalam perdagangan internasional, serta ketidakpastian yang semakin tinggi dalam dinamika ekonomi global.

Baca Juga:Podium Perdana Kiandra Ramadhipa di Red Bull Rookies Cup Seri Jerman5 Rekomendasi Laptop Murah untuk Kerja di Tahun 2025

Mereka menegaskan pentingnya peran Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dalam menjaga keadilan dan keterbukaan dalam perdagangan antarnegara.

“Kami menggarisbawahi pentingnya sistem perdagangan multilateral yang dapat diprediksi, transparan, inklusif, bebas, adil, berkelanjutan, dan berbasis aturan,” demikian kutipan dari pernyataan tersebut.

Meskipun tidak secara eksplisit menyebut nama negara, pernyataan ini diduga merespons langkah Amerika Serikat yang belakangan menerapkan tarif terhadap berbagai negara, baik sekutu maupun pesaing dagang.

Di luar isu perdagangan, ASEAN juga menyuarakan keprihatinan mendalam terkait konflik yang terus berlanjut antara Israel dan Palestina di Gaza. Mereka menyerukan semua pihak untuk menahan diri dan menghindari aksi yang dapat memperparah situasi di Timur Tengah.

Melalui pendekatan diplomasi dan dialog, ASEAN mendorong penyelesaian damai dan stabilitas di kawasan tersebut.

Para pejabat ASEAN juga menyoroti memburuknya situasi kemanusiaan di Gaza dan mendesak agar bantuan kemanusiaan dapat kembali mengalir secara cepat, aman, dan tanpa hambatan bagi masyarakat yang terdampak.

“Kami menyerukan dimulainya kembali akses kemanusiaan yang cepat, aman, tanpa hambatan, dan berkelanjutan bagi semua yang membutuhkan, termasuk melalui peningkatan kapasitas di perlintasan perbatasan, termasuk melalui laut.” tambah pernyataan tersebut.

Baca Juga:Ini 7 Penjelasan Mengapa Sakit Gigi Setelah Makan DagingUji Sasis Baru, Francesco Bagnaia Akui Performa Belum Maksimal di Hari Pertama MotoGP Jerman

ASEAN juga menyerukan gencatan senjata yang segera dan bersifat permanen, serta mendesak pembebasan semua sandera tanpa syarat. Selain itu, mereka menegaskan dukungan terhadap Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), dan menilai pentingnya peran lembaga tersebut dalam menjalankan mandat kemanusiaan di wilayah konflik.*

0 Komentar