JABAR EKSPRES – Francesco Bagnaia, pembalap andalan Ducati, mengungkapkan bahwa performanya belum optimal pada hari pertama gelaran MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Jumat (11/7), karena fokus pada pengujian sasis baru.
“Hari ini penting karena kami mencoba sesuatu yang dapat mengubah perasaan saya di atas motor. Memang, menguji rangka baru di hari Jumat bukanlah hal yang ideal, dan kami siap menghadapi kemungkinan finis di luar sepuluh besar,” ujar Bagnaia seperti dikutip dari situs resmi Ducati di Jakarta, Sabtu (12/7).
Pada dua sesi awal, yaitu latihan bebas pertama dan sesi latihan utama, Bagnaia memang sengaja tidak memfokuskan diri pada catatan waktu terbaik. Sebaliknya, ia lebih mengutamakan pengumpulan data perbandingan antara sasis baru dan yang lama.
Baca Juga:BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah IndonesiaIndonesia Raih 13 Medali di Kejuaraan Catur ASEAN+ Age Group 2025 di Malaysia
Langkah tersebut cukup berisiko, sebab hasil latihan akan menentukan siapa saja yang berhak langsung lolos ke sesi kualifikasi kedua (Q2). Jika tidak berhasil menembus 10 besar, Bagnaia harus melewati sesi kualifikasi pertama yang lebih kompetitif.
Namun, strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil. Meski sempat tertinggal, Bagnaia mampu memperbaiki catatan waktunya dan finis di posisi kesembilan pada sesi latihan, dengan waktu 1 menit 19,698 detik—lebih cepat 1,374 detik dari hasil sebelumnya di FP1.
Melihat prakiraan hujan yang diprediksi terjadi saat kualifikasi dan sprint race pada hari Sabtu, Bagnaia menyatakan bahwa timnya akan kembali menggunakan sasis standar. Ia menilai sasis baru memang belum cocok digunakan di Sachsenring dalam kondisi seperti ini.
Meski begitu, pengujian sasis baru ini tidak dianggap sia-sia. Bagnaia menyebut bahwa rangka tersebut bisa menjadi pilihan alternatif yang menguntungkan di sirkuit lain.
“Kami tetap tampil sangat baik: kami cukup kompetitif dalam hal kecepatan balapan, tetapi saya benar-benar merasakan penurunan cengkeraman di bagian belakang dengan ban lunak di antara putaran pertama dan kedua. Di putaran ketiga, saya berhasil mencatatkan lap lebih cepat dibandingkan putaran kedua, dan ini pertanda positif,” jelas Bagnaia.
