JABAR EKSPRES – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi merespon santai terkait realisasi pendapatan dan belanja daerah. Menurutnya, tidak mendesak juga jika belanja tinggi tapi itu perjalanan dinas atau rapat-rapat.
Dedi Mulyadi menguraikan, realisasi belanja dan pendapatan daerah Jabar dinilai masih baik.
Ia mengakui memang dari hasil rapat evaluasi dengan Kemendagri terakhir posisinya masih kalah dengan DIY dan NTB.
Baca Juga:Pelaksanaan Haji Dinilai Kacau, Jemaah Cimahi Pulang dengan Cerita PahitViral! Ridwan Kamil Protes Pesawat Delay di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
Namun secara kapasitas fiskal, Jabar tidak sebanding dengan DIY maupun NTB.
“Jogja belanjanya dan pendapatan berapa tuh. NTB belanja dan pendapatannya berapa, ” singgungnya.
Kapasitas APBD Jabar 2025 menyentuh Rp 31 Triliun. Sementara data dari Kemenkeu, postur pendapatan daerah NTB ada di angka Rp 6,3 triliun. Sementara DIY postur pendapatan hanya di Rp 5,025 triliun.
Pria yang akrab disapa KDM itu melanjutkan, belanja itu juga tidak harus buru-buru. “Buat apa juga kalau belanjanya perjalanan dinas, buat apa juga kalau belanjanya seminar seminar, ” ucapnya.
KDM menjelaskan saat ini proyek infrastruktur tahap pertama juga telah berjalan. Kemudian berbagai proyek yang direncanakan pada pergeseran anggaran kini juga telah tayang.
Kemungkinan pada Agustus nanti juga sudah ada DP. Itu sudah pasti akan menggenjot realisasi belanja daerah.
KDM menegaskan, pihaknya juga telah mengambil kebijakan terkait pemutihan pajak. Jika tidak ada itu Jabar bisa kehilangan potensi pajak senilai Rp 1,5 triliun.
Baca Juga:Perbasi Jabar Targetkan Emas Meski Infrastruktur Basket Daerah Masih MemprihatinkanKerap Meresahkan Masyarakat, Polisi akan Tindak Tegas Kelompok Bermotor di Bandung
Berikutnya, meski realisasi belanja dan pendapatan Jabar kalah peringkat, tapi selama ini berbagai masalah masyarakat telah banyak dituntaskan. Mulai dari persoalan bencana di Bogor, banjir di Bandung Barat.
Hingga masalah banjir di Bekasi. “Banjir di Bekasi tak separah dulu. Kami yakin dampak dari berbagai pembangunan yang kami lakukan akan terasa pada tahun depan, ” ujarnya. (son)
