JABAR EKSPRES – Oxford United menutup laga terakhir Grup A Piala Presiden 2025 dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (10/7/2025) malam.
Laga ini sempat diwarnai insiden mati lampu serta cedera yang dialami penyerang Oxford, Ole Romeny.
Arema FC sebenarnya tampil agresif di awal laga. Namun pertandingan harus terhenti saat memasuki menit ke-4 akibat padamnya sebagian lampu stadion. Setelah tertunda selama 26 menit, laga kembali dilanjutkan.
Baca Juga:Gangguan Lampu Stadion Hentikan Laga Arema FC vs Oxford UnitedSertifikasi Lahan Kebun Binatang Dipertanyakan, Kuasa Hukum Bisma dan Sri Cecar Mantan Kepala BPKAD Kota Bandung
Oxford langsung mencetak gol saat pertandingan dilanjutkan. Pada menit ke-6, Greg Currie mengirimkan umpan matang yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh Przemysław Placheta. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Oxford United.
Tak lama berselang, giliran Ole Romeny menggandakan keunggulan Oxford menjadi 2-0 pada menit ke-9 lewat sontekan kaki kanan ke sisi kanan atas gawang Arema.
Namun, Romeny kemudian harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-21 setelah menerima tekel keras dari Paulinho.
Wasit sempat melakukan pengecekan VAR dan memberikan kartu kuning kepada gelandang Arema tersebut. Romeny yang sempat mendapat perawatan medis akhirnya ditandu keluar dan digantikan oleh Louie Sibley.
Meski tertinggal, Arema mencoba membangun serangan. Paulinho sempat mengancam di menit ke-8, namun tendangannya masih bisa diamankan kiper Oxford, Nathan Cumming.
Upaya lain dari Valdeci pada menit ke-35 juga masih mampu dipatahkan barisan pertahanan Oxford.
Menjelang akhir babak pertama, Oxford kembali menambah keunggulan. Pada menit ke-43, Snowden mencetak gol ketiga setelah memanfaatkan celah di lini belakang Arema. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.
Baca Juga:Diskominfo Sosialisasikan Audit dan Clearance Belanja TIK Demi Efisiensi Pelayanan Publik DigitalPemkab Bogor Siapkan Sekolah Rakyat, Ini Lokasinya !
Memasuki babak kedua, Oxford tetap mendominasi penguasaan bola. Arema berusaha keluar menyerang, namun sering kali serangan mereka dipatahkan di tengah jalan.
Laga berlangsung cukup keras dengan sejumlah pelanggaran yang membuat wasit beberapa kali menghentikan pertandingan.
Oxford akhirnya mencetak gol keempat pada menit ke-70. Umpan Vaulks berhasil dituntaskan lewat sundulan tajam Gatlin O’Donkor, menambah keunggulan menjadi 4-0.
Arema FC mencoba membalas lewat serangan balik, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal serta kokohnya lini pertahanan Oxford membuat mereka gagal mencetak gol.
