JABAR EKSPRES – Menjelang tahun ajaran baru, penjualan seragam sekolah di Pasar Kosambi, Kota Bandung, mulai menunjukkan peningkatan.
Seorang pedagang kebutuhan sekolah, Robi Hasanudin (47), pemilik toko Reisya Seragam di Pasar Kosambi, menyebutkan penjualan naik hingga 40 persen sejak awal Juli.
“Alhamdulillah, untuk tahun ini dan per hari ini ada peningkatan. Grafiknya menaik untuk penjualan,” ujar Robi kepada Jabar Ekspres di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Rabu (9/7).
Baca Juga:Dorong Budidaya Bambu di Kawasan Transmigrasi, Pemerintah Targetkan Tingkatkan Ekonomi WargaDibuang dengan Sepucuk Surat, Bayi Mungil di Citalem Diincar Puluhan Calon Ibu dan Ayah
Menurutnya, seragam yang paling banyak dicari meliputi seragam SD, SMP, SMA, hingga seragam pramuka dan pakaian adat Sunda. Harga bervariasi, mulai dari Rp40 ribu untuk atasan dan Rp50-60 ribu untuk rok.
Meski bahan baku mengalami kenaikan harga, Robi mengatakan belum menaikkan harga jual. Ia memperkirakan puncak pembelian akan terjadi sekitar empat hari menjelang masuk sekolah, terutama untuk jenjang SMP dan SMA.
Adapun saat ini penjualan yang sedang meningkat yakni seragam SD. Robi berharap pembeli tetap memilih berbelanja langsung ke pasar ketimbang secara daring atau melalui sekolah. “Di pasar bisa tawar-menawar,” harapnya.
Salah satu pembeli, Rani (45), mengatakan sengaja datang ke pasar setelah anaknya dinyatakan diterima di sekolah negeri. “Alhamdulillah keterima di sekolah negeri, jadi gampang nyari seragamnya,” pungkasnya. (Nizar)
