Dibuang dengan Sepucuk Surat, Bayi Mungil di Citalem Diincar Puluhan Calon Ibu dan Ayah

Dibuang dengan Sepucuk Surat, Bayi Mungil di Citalem Diincar Puluhan Calon Ibu dan Ayah
Warga berbondong-bondong ingin mengadopsi bayi mungil yang dibuang di halaman rumah belakang warga di Desa Citaleum, Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat. Dok Pemdes Citaleum
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bayi perempuan yang ditemukan warga di depan rumah di Kampung Citalem, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (8/7) malam, langsung jadi rebutan.

Setidaknya, lebih dari 20 keluarga sudah mendaftar untuk mengadopsi bayi malang tersebut.

“Sampai jam 12.00 (WIB) siang ini sudah lebih dari 20 orang, baik yang datang langsung maupun yang menghubungi saya berniat ingin merawat bayi ini,” kata Kepala Desa Citalem, Mauludin Sopian saat dihubungi, Rabu (9/7/2025).

Baca Juga:Ratusan Bangkai Ayam Berserakan di Lembang, Bau Busuk Ganggu Warga dan WisatawanPemkot Bandung Bakal Ambil Alih Pengelolaan Sampah Pasar : Lindungi Pedagang dari Ketimpangan

Mauludin mengatakan saat ini, pemerintah desa masih fokus untuk penanganan kondisi kesehatan bayi akibat kurangnya asupan susu.

“Setelah diperiksa oleh bidan desa, bayi ini akan dibawa dulu untuk ditangani oleh dokter spesialis anak. Karena yang terpenting anaknya sehat dulu, karena saat ini bayinya mengalami ke kuning-kuningan,” kata Mauludin.

Menurutnya, jika kondisi bayi sudah membaik baru lah bayi tersebut nantinya akan diserahkan kepada keluarga yang diseleksi oleh Dinas Sosial (Dinsos) Bandung Barat.

“Banyak orang yang datang untuk mengadopsi anak tersebut. Saya bilang nanti dulu harus ada perawatan dulu dan harus berdasarkan SOP dan kami Pemdes nggak bisa langsung menyerahkan begitu saja,” papar Mauludin.

Mauludin menjelaskan, proses adopsi anak tidak bisa sembarangan asal diserahkan. Ada regulasi yang mengatur pengangkatan anak yang berkonsekuensi pada masa depan anak.

“Calon orangtua akan dilihat dari kemampuan ekonomi, kondisi keluarga, dan juga mental calon orang tua. Nanti secara teknis lewat Dinsos,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Warga Kampung Citalem, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) digemparkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang ditinggalkan di depan pintu belakang rumah warga pada Selasa (8/7) malam.

Baca Juga:Terlibat Kecelakaan, Pria di Pasirkaliki Bandung Tewas Diduga Kena Serangan JantungTransformasi Transportasi Bandung: Wacana Penghapusan Trayek Angkot dan Lahirnya “Angkot Cerdas”

Bayi mungil tersebut ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB dalam kondisi masih hidup, terbungkus kain sarung, dan ditemani selembar kertas bertuliskan pesan tangan yang diduga dari orang tuanya.

Bayi tersebut ditemukan setelah pemilik rumah mendengar ketukan pintu diiringi suara tangisan dari luar.

Mendengar tangisan bayi tersebut, dikatakan Mauludin, pemilik rumah yang panik tidak berani keluar, lalu menghubungi tetangganya melalui sambungan telepon untuk mengecek kondisi di luar.

0 Komentar