Dishub Bandung Barat Siapkan Aplikasi Ladang untuk Aduan Kerusakan Jalan

Ilustrasi: jalan rusak di Kebon Kalapa, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Ilustrasi: jalan rusak di Kebon Kalapa, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus berupaya meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya terkait keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Salah satu terobosan terbaru yang tengah disiapkan adalah sistem pengaduan kerusakan kelengkapan jalan secara online melalui aplikasi berbasis WhatsApp, yang dinamakan Ladang atau Langsung Datang Caang.

Kepala Dishub KBB, Fauzan Azima, menjelaskan bahwa aplikasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melaporkan kerusakan fasilitas kelengkapan jalan seperti rambu lalu lintas maupun alat penerangan jalan (APJ).

Baca Juga:DBD Mengintai Warga Bandung Barat: Satu Nyawa Melayang, Ratusan TerjangkitTegaskan Takkan Rekrut Pemain Naturalisasi, Bojan Hodak Ungkap Persib Sudah Full Skuad!

Laporan dapat dikirim melalui fitur WhatsApp blasses (broadcast WhatsApp) ke sistem yang telah disiapkan Dishub.

“Pengaduan kerusakan kelengkapan jalan seperti rambu dan alat penerangan jalan dapat dilakukan melalui aplikasi Ladang (Langsung Datang Caang) via WhatsApp blasses,” ujar Fauzan saat dikonfirmasi, Jumat (4/7/2025).

Saat ini, menurut Fauzan, aplikasi Ladang masih dalam tahap uji coba atau trial and error, sehingga belum resmi diluncurkan kepada publik.

Namun, antusiasme dari internal Dishub cukup tinggi karena sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi cepat tanggap dalam penanganan laporan masyarakat.

“Kami sedang melakukan setting dan evaluasi sistem agar ketika resmi diluncurkan nanti, aplikasi ini benar-benar bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” tambahnya.

Fauzan menekankan bahwa keberadaan aplikasi ini bukan hanya untuk menerima laporan, tetapi juga membantu petugas di lapangan dalam menindaklanjuti secara cepat dan akurat.

Sistem ini akan mencatat data pengaduan secara digital sehingga penanganannya bisa terpantau dan terukur.

Baca Juga:Rodrygo Tak Lagi Aman di Madrid, PSG Siap Selamatkan Karier Sang WingerDuka Mendalam di Anfield, Diogo Jota Tewas dalam Kecelakaan Tragis

“Sehingga kami tahu datanya dan petugas bisa langsung datang untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kerusakan kelengkapan jalan,” ujarnya.

Guna memastikan pengaduan masyarakat dapat segera direspons, Dishub KBB telah menyiapkan sembilan personel khusus yang dibagi ke dalam tiga regu. Masing-masing regu akan dilengkapi dengan kendaraan operasional, baik roda empat maupun roda dua, untuk mobilitas cepat.

“Kami siagakan sembilan orang personel yang dibagi menjadi tiga regu. Setiap regu dilengkapi kendaraan khusus untuk mempercepat penanganan laporan masyarakat,” jelas Fauzan.

Dishub Bandung Barat menargetkan bahwa laporan kerusakan yang masuk melalui aplikasi Ladang akan ditangani maksimal dalam waktu tiga hari kerja atau 3×24 jam.

0 Komentar