Disdik Kabupaten Bogor Sediakan Helpdesk SPMB 2025 bagi Wali Murid

Disdik Kabupaten Bogor sediakan Helpdesk bagi wali murid untuk SPMB 2025
Disdik Kabupaten Bogor sediakan Helpdesk bagi wali murid untuk SPMB 2025
0 Komentar

Bahkan, Susi mengira, server SPMB sudah canggi tetapi masih manual. Maka dari itu, dia perlu datang ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor untuk penyesuaian data.

“Ternyata, kirain udah canggih ternyata engga, masih manual. Jadi harus saya datangin biar dibenerin gitu,” ucap dia.

Kemudian, dirinya juga merasa iba bagi wali murid lainnya yang dinilai masih gagap teknologi (gaptek) untuk melakukan SPMB.

Baca Juga:Disnaker Cimahi Tekankan Pentingnya JKK dan JKM bagi Buruh KonstruksiTunggu Hasil Audit, Dedi Mulyadi Tak Banyak Bicara Soal Lingkaran Kasus PT MUJ

“Cuman kalau orang tuanya gaptek-gaptek, cuman saya kan masih mending ya, masih bisa ngikutin ga terlalu gaptek banget. Kasian orang tua lain sampai nyerah,” ucap dia.

Selaras dengan Susi, wali murid lain yakni Anton menyambangi kantor Disdik untuk mengurus SPMB guna keperluan kelanjutan sekolah anaknya.

Ia menutur, untuk melakukan reset akun karena username bagi anaknya tidak terdeteksi oleh server SPMB.

“Untuk registrasi ulang, reset akun, karena kita udah daftar online sendiri taunya ga daftar usernamenya itu kita harus registrasi ulang di sini,” jelas Anton di Kantor Disdik.

Dia menjelaskan sudah mencoba ke Sekolah untuk mengatasi permasalah itu, tetapi pihak tersebut menyaranakan Anton agar diselesaikan di Kantor Disdik.

“Mungkin bisa jadi sistemnya (bermasalah), udah coba ke sekolah. Di sekolah ga bisa disuruh ke sini,” jelas dia.

Ia menutur, baru pertama kali mendaftarkan anaknya menggunakan server SPMB.

“Saya baru ngalamin sekali, jadi belum tau mungkin kesulitannya itu aja waktu daftar malah ga dapet username. Kita harus ke sini ngurus usernamenya ,” tutur dia.

Baca Juga:Prospek Penerimaan Pajak Semester I 2025 Capai Rp831,27 TriliunAlasan Jateng Menarik untuk Tempat Investasi

Kendati begitu, permasalahn kedua wali murid tersebut yakni Susi dan Anton sudah dapat terselesaikan oleh pihak Disdik Kabupaten Bogor.(Sandika Fadilah)

0 Komentar