Puskesmas Puraseda Viral Dikomplain Warga, Dinkes Kabupaten Bogor Buka Suara

Puskesmas Puraseda Viral Dikomplain Warga, Dinkes Kabupaten Bogor Buka Suara
Puskesmas Puraseda yang viral di media sosial.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, buka suara terkait Puskesmas Puraseda yang viral di media sosial.

Sebelumnya, seorang warga melakukan komplain terhadap Puskesmas Puraseda, Kecamatan Leuwliang, Kabupaten Bogor.

“Katanya jam 3 tutup, tapi jam segini pintu udah diborgol,” ujar warga dalam video rekaman.

Baca Juga:Optimalisasi Aset, Pemprov Bakal Gelar Event Paralayang Dunia di Bukit Batu Dua SumedangGersangnya Perbukitan Cimenyan Bandung, Perbaikan Lingkungan Dilakukan Lewat Aksi Tanam 3.000 Pohon Keras

Warga yang diketahui bernama Nining itu protes lantaran saat dirinya hendak berkunjung ke Puskesmas ternyata pelayanan sudah ditutup.

Lewat video yang direkam dan diuggahnya ke media sosial hingga viral itu, Nining memperlihatkan suasana Puskesmas Puraseda dalam keadaan tutup.

Sementata itu, Fusia menyebut, warga bernama Nining tersebut berkunjung ke Puskesmas Puraseda sekitar pukul 12.45 WIB.

Saat itu ia membantu keluarga pasien untuk membuat BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI). Namun pasien yang bersangkutan tak datang.

“Pukul 12.45 WIB Ny. Nining (PSM) dtg ke Puskesmas Puraseda untuk membantu keluarga pasien membuat BPJS PBI (mengurus pendaftaran UHC). Pada saat itu pasien ybs tidak dibawa,” ujarnya, Minggu (29/6).

Terkait ditutupnya pintu Puskesmas Puraseda, Fusia menjelaskan bahwa pintu itu di kunci oleh Office Boy (OB) dengan alasan keamanan.

Kata Fusia Nining tiba ke Puskesmas Puraseda saat semua staf sedang beristirahat. Para staf itu sebagian berada di dalam dan di luar tempat tersebut.

Baca Juga:Dongkrak Ekomoni Daerah, Perputaran Uang di Kabogor Fest 2025 Capai Rp2,5 MiliarKomisi III Ungkap Kejanggalan di Proyek Pembangunan SDN Gang Aut yang Renggut Korban Jiwa

“Sementara pintu IGD yg berada di sebelah pintu utama dan pintu samping yang merupakan pintu keluar pasien setelah berobat, tetap terbuka,” tuturnya.

Fusia mengklaim, petugas Puskesmas Puraseda tetap melayani Nining untuk memberikan pelayanan yakni, mendaftarkan UHC sampai selesai.

“Petugas tetap memberikan pelayanan sesuai kebutuhan keluarga pasien, yaitu mendaftarkan UHC sampai selesai,” kata dia.

Kendati begitu, ia telah memberikan pembinaan kepada pihak Puskesmas Puraseda agar saat jam istirahat petugas berjaga secara bergantian.

“Pintu utama tetap dibuka dan tetap ada petugas yang berada di front office secara bergantian,” pungkasnya. (SFR)

0 Komentar