JABAR EKSPRES – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) melakukan evakuasi kepada seorang anak yang jarinya terjepit pintu minimarket.
Danru 3 Rescue Damkar, Muhamad Ridwan menjelaskan, jari dari seorang anak itu secara tidak sengaja terjepit pada pintu minimarket di wilayah Bojonggede, Minggu (29/6/2025).
Ia menjelaskan, mulanya, warga telah berupaya untuk memberikan pertolongan agar jari sang anak terlepas dari pintu tetapi tidak berhasil.
Baca Juga:Fasilitas Minim, Penyandang Disabilitas di Bandung Masih TerpinggirkanPemkot Terus Dorong Bandung Jadi Kota Inklusif dan Ramah Anak
“Menyadari kondisi yang semakin mendesak, warga kemudian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” ujarnya, Minggu.
Kata dia, evakuasi telah berhasil dilakulan dengan selamat dan sesuai prosedur. Penindakan itu berlangsung selama 10 menit.
“Evakuasi dilakukan selama 10 menit,” pungkasnya.
Sebelumnya, seorang warga yang tengah menikmati bakso di Kantin Disdukcapil Cibinong, Kabupaten Bogor, terpaksa meminta pertolongan kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).
Bakso yang ia makan tersangkut di tenggorokannya, Kamis (26/6). Beruntung, berkat respons cepat tim Damkar, korban berhasil diselamatkan dalam waktu singkat.
Peristiwa ini bermula saat korban, yang sedang makan bersama temannya, tiba-tiba tersedak. Bakso yang ia makan tak dapat tertelan dan tersangkut di tenggorokan.
Danru 1 Rescue Damkar Kabupaten Bogor, Arman Riyanto mengatakan, kejadian tersebut cukup menegangkan, terutama karena korban hampir tidak bisa bernapas.
“Panik pastinya, karena nyawa kan taruhannya. Hampir nggak bisa napas,” ujarnya.
Baca Juga:Puskesmas Puraseda Viral Dikomplain Warga, Dinkes Kabupaten Bogor Buka SuaraOptimalisasi Aset, Pemprov Bakal Gelar Event Paralayang Dunia di Bukit Batu Dua Sumedang
Beruntung, lokasi kejadian yang berada tidak jauh dari kantor Damkar memudahkan proses evakuasi.
Tim Damkar segera merespons laporan tersebut dengan cepat. Proses penyelamatan memakan waktu sekitar lima menit, dan bakso yang tersangkut berhasil dikeluarkan dengan teknik pertolongan khusus.
“Kami gunakan teknik memukul punggung korban dari belakang agar ia mual, dan akhirnya baksonya keluar. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar,” lanjutnya.
Petugas Damkar yang terdiri dari lima orang langsung bertindak setelah menerima laporan dari petugas Disdukcapil yang panik.
Menurut Arman, kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua orang. “Intinya, kalau makan jangan sambil ngobrol. Bisa sangat berbahaya jika tidak hati-hati.” tuturnya.
