Jabar Ekspres – Pengiriman sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto ke Lapangan Masjid Miftahul Jannah Kampung Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, tetap berjalan lancar meski wilayah tersebut sempat terendam banjir.
Pengurus DKM Miftahul Jannah, Setiadi (40), mengatakan banjir sempat merendam akses jalan menuju lokasi penyembelihan pada malam sebelum sapi tiba. Ketinggian air bahkan mencapai sekitar 40 sentimeter.
“Iya. Semalam sempat air ketinggian kurang lebih 40 cm, tapi alhamdulillah akses tidak terkendala sehingga proses pengiriman berjalan lancar,” ujar Setiadi, Rabu (27/5/2026).
Baca Juga:Pemkab Bogor Sembelih Sapi Bantuan Presiden Prabowo Berbobot 1,2 Ton di Masjid Nurul Wathon CibinongWabup Tasikmalaya Ajak Panitia Kurban Tinggalkan Kantong Plastik, Kembali ke Alam!
Menurutnya, sapi kurban jenis simental dengan bobot sekitar 1,2 ton itu didatangkan langsung dari peternak di Cilengkrang menuju Kampung Lamajang.
Karena kondisi banjir, proses penurunan sapi dilakukan lebih cepat untuk menghindari kendaraan mogok di genangan air.
“Jadi sapi lewat banjir. Sapi langsung turun dari mobil, soalnya takut mogok mobilnya,” katanya.
Meski di tengah kondisi banjir, antusiasme warga menyambut kedatangan sapi bantuan Presiden sangat tinggi.
Warga bahkan rela menunggu sejak siang hingga malam hari demi melihat langsung sapi kurban tersebut tiba di lingkungan mereka.
“Iya, bahkan dari kemarin siang karena informasi dari pertanian datangnya siang, mereka menunggu hingga akhirnya sampai datang ke tempat lokasi jam 22.30 malam. Mereka aktif menunggu,” ungkapnya.
Setiadi mengaku bersyukur wilayahnya mendapat bantuan sapi kurban Presiden melalui rekomendasi Pemerintah Kabupaten Bandung. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Lamajang Peuntas.
Baca Juga:Di Tengah Tekanan Ekonomi, Bupati Tasikmalaya Ajak Warga Perkuat Semangat BerjuangUsai 3 Hari Hilang, Pria di Citereup Bogor Ditemukan Tewas dalam Sumur
“Kami dan warga merasa sangat bersyukur, berbahagia karena pada tahun ini mendapatkan bantuan presiden berupa hewan kurban yang direkomendasikan oleh Pak Bupati,” ujarnya.
Ia menyebut, sudah cukup lama masyarakat di wilayah tersebut tidak melaksanakan kurban sapi karena keterbatasan ekonomi warga. Karena itu, bantuan sapi kurban dari Presiden disambut penuh rasa syukur.
“Iya, karena keadaan ekonomi di kami, di masyarakat kami untuk kurban sapi mungkin sudah lama tidak, dan sekarang alhamdulillah berkesempatan diberi langsung oleh Banpres,” katanya.
Usai disembelih, daging kurban diprioritaskan untuk masyarakat di wilayah Lamajang Peuntas yang mencakup tiga RW. Panitia menargetkan sekitar 1.000 kantong daging dapat dibagikan kepada warga.
