Aplikasi AMV Mengklaim Legal dan Punya Kantor Tapi Penghasil Uang Skema Ponzi

Aplikasi AMV Mengklaim Legal dan Punya Kantor
Aplikasi AMV Mengklaim Legal dan Punya Kantor
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kami akan membahas tentang aplikasi AMV, yaitu sebuah aplikasi yang diklaim telah memiliki izin resmi serta mendirikan banyak kantor di berbagai wilayah di Indonesia. Pertanyaannya, apakah benar aplikasi ini merupakan aplikasi penghasil uang, atau justru merupakan penipuan berkedok investasi bodong?

Seperti yang bisa kita lihat, saat ini memang banyak dilakukan pendirian dan peresmian kantor-kantor baru oleh pihak AMV. Saya sendiri telah mencoba mengakses website maupun aplikasinya. Kemarin, saya juga sempat menyelesaikan beberapa tugas di dalam aplikasi ini, dan dari sana saya memperoleh saldo sebesar Rp5.880.

Lalu, apa sebenarnya tugas-tugas di dalam aplikasi AMV? Jika kita lihat pada menu “Tugas”, pengguna diminta untuk mengunduh aplikasi-aplikasi tertentu. Saat diklik “Mulai Sekarang”, karena keanggotaan gratis saya sudah berakhir, saya tidak bisa melanjutkan sebagai contoh. Namun, kurang lebih prosesnya adalah mengunduh aplikasi-aplikasi tertentu dari dalam platform tersebut.

Baca Juga:7 HP 5G Layar AMOLED 120 Hz Murah Terbaik 2025, Mulai Rp2 Jutaan!Cara Penipuan Tiket Konser Menyasar Rekening dan KTP Anda

Masalahnya, aplikasi yang diunduh tidak diarahkan ke Google Play Store, dan setelah diunduh, aplikasi tersebut juga tidak muncul di perangkat, baik di ponsel maupun komputer. Hal ini menunjukkan adanya indikasi penipuan. Tidak ada developer aplikasi resmi yang beriklan melalui platform seperti ini.

Modus Penipuan Aplikasi AMV

Jika kita lihat lebih jauh, terdapat tabel pendapatan dalam aplikasi ini. Pengguna baru akan diberikan saldo gratis yang disebut sebagai “magang”. Namun, setelah itu pengguna akan diminta untuk melakukan deposit ke dalam level-level tertentu seperti A1, A2, dan seterusnya. Semakin besar nominal deposit, semakin besar pula potensi pendapatan yang dijanjikan. Dari skema seperti ini saja sudah tampak bahwa ini adalah pola penipuan investasi bodong.

Memang, aplikasi semacam ini biasanya terbukti membayar di awal-awal, hanya untuk menarik kepercayaan pengguna agar melakukan deposit dalam jumlah lebih besar. Tapi perlu dipahami, dari mana sebenarnya mereka membayar pengguna? Apakah benar ada developer aplikasi yang membayar untuk iklan? Tentu saja tidak.

Skema ini hanya memutar uang dari deposit para anggota. Ketika sebuah aplikasi terbukti membayar, bukan berarti aplikasi tersebut aman untuk dijadikan tempat investasi. Aplikasi seperti ini akan terus mengadakan event atau promo agar pengguna tetap bersemangat dan terus merekrut anggota baru. Selama masih ada anggota baru yang mendaftar dan melakukan deposit, maka aplikasi ini akan terus bertahan. Namun perputaran uangnya hanya berasal dari anggota ke anggota lainnya.

0 Komentar