Perang Belum Usai, Israel Kehabisan Amunisi Usai Gempur Iran 12 Hari

Perang Belum Usai, Israel Kehabisan Amunisi Usai Gempur Iran 12 Hari
netanyahu.
0 Komentar

Analis militer menyebutkan bahwa Israel mungkin tak bisa mempertahankan intensitas serangan jika konflik berlanjut dalam waktu lama.

Peter Ford, mantan Duta Besar Inggris untuk Suriah, menyatakan kepada media RIA Novosti bahwa gencatan senjata kemungkinan besar akan bertahan karena kondisi Israel yang kini dalam posisi lemah secara militer.

“Israel membutuhkan perdamaian lebih dari Iran. Mereka kelelahan secara militer,” ujar Ford.

Baca Juga:10 Kuliner Khas Bandung yang Wajib Kamu Coba, No. 5 Bikin Nagih Banget!Update Harga Pangan: Bawang Merah Rp42.651/kg, Cabai Rawit Sentuh Rp56.369/kg

Setelah konflik berlangsung selama hampir dua pekan, Amerika Serikat akhirnya turun tangan untuk menengahi. Presiden Donald Trump pada malam 23 Juni mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk memberlakukan gencatan senjata.

Keesokan harinya, pada 25 Juni, gencatan senjata resmi diberlakukan oleh kedua belah pihak.

Meski demikian, banyak pengamat memperkirakan bahwa situasi tetap rawan pelanggaran. Ketegangan ideologis dan politik antara kedua negara tidak bisa hilang begitu saja dengan satu kesepakatan damai.

Namun, krisis amunisi yang dialami Israel diperkirakan menjadi faktor utama yang membuat mereka bersedia menghentikan serangan untuk sementara.

 

0 Komentar