JABAR EKSPRES – Datangnya Xabi Alonso ke kursi pelatih Real Madrid bukan sekadar membawa perubahan taktik, tapi juga membuka lembaran baru bagi pemain-pemain muda yang selama ini hanya jadi pelengkap.
Alonso dikenal berani mengambil risiko dengan memberikan kepercayaan kepada talenta muda. Hal ini ia buktikan saat menukangi Bayer Leverkusen maupun Real Sociedad B, di mana banyak pemain akademi bersinar di tangan dinginnya.
Kini, filosofi itu mulai terasa di Real Madrid. Salah satu nama yang mulai mencuri perhatian adalah Gonzalo Garcia Torres, penyerang muda berusia 21 tahun jebolan akademi La Fabrica.
Baca Juga:Videotron Berjalan Perkenalkan William dan Luciano, Persib Tebar Kejutan di Kota BandungHotel Bintang 3 Sambut Kebijakan Pemkot Bandung, Sempat Rumahkan Karyawan Casual karena Efisiensi
Garcia sebelumnya sempat hampir dijual oleh klub karena dinilai belum siap bersaing di level tertinggi. Namun, nasibnya berubah drastis dalam hitungan pekan berkat performa impresif di pramusim.
Pada ajang Piala Dunia Antarklub 2025, Garcia tampil matang dan klinis. Ia menunjukkan visi bermain tajam, fisik prima, dan kecerdasan taktik yang membuat banyak orang mulai meliriknya serius.
Yang mengejutkan, Garcia terlihat jauh lebih siap ketimbang pemain muda lain yang selama ini lebih mendapat sorotan, seperti Endrick—bintang muda Brasil yang digaet dengan harga mahal.
Performa Garcia yang konsisten memicu perdebatan internal di tubuh Madrid. Apakah ia layak dipromosikan ke skuad utama musim depan dan menjadi bagian dari proyek besar Alonso?
Jika jawabannya ya, maka salah satu dampak langsungnya akan dirasakan oleh Endrick. Sang wonderkid kini harus bersaing langsung dengan Garcia untuk satu posisi di lini depan.
Endrick sendiri belum tampil meyakinkan sejak tiba di Spanyol. Musim lalu, ia kesulitan mendapatkan menit bermain dan belum menunjukkan potensi luar biasa seperti yang dijanjikan saat di Brasil.
Sementara Alonso, meski belum lama melatih Madrid, sudah menunjukkan bahwa ia lebih mengutamakan kesiapan taktik dan mental dibanding popularitas atau label harga seorang pemain.
Baca Juga:Perluasan Wilayah Cimahi Menguat, Gubernur Jabar Siap Duduk Bareng Kepala DaerahPengamat Politik Baca Sentilan Wagub Jabar ke Sekda Bentuk Perang Terbuka
Garcia, dalam hal ini, menjawab semua ekspektasi Alonso. Ia tidak hanya mencetak gol, tapi juga bekerja keras dalam bertahan, membantu build-up, dan menunjukkan sikap profesional dalam latihan.
Kini Madrid dihadapkan pada situasi sulit, mempertahankan dua talenta muda sekaligus di posisi serupa atau meminjamkan salah satunya demi perkembangan karier jangka panjang.
