JABAR EKSPRES – Tingginya kepadatan penduduk di Kota Cimahi yang mencapai lebih dari 600 ribu jiwa di atas lahan sempit seluas tiga kecamatan, mendorong munculnya urgensi baru dalam penataan wilayah perkotaan di Bandung Raya.
Wacana perluasan wilayah administratif Cimahi yang sudah lama digaungkan kini berpeluang mengalami percepatan.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan pihaknya masih menunggu jadwal resmi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk pembahasan lanjutan terkait isu strategis tersebut.
Baca Juga:Pengamat Politik Baca Sentilan Wagub Jabar ke Sekda Bentuk Perang TerbukaTarik Investor China, Kabupaten-Kota di Jateng Diminta Siapkan Konsep Sister City
Rencananya, Gubernur Dedi akan menginisiasi pertemuan dengan para kepala daerah se-Bandung Raya pada awal Juli 2025.
“Mudah-mudahan nanti, tinggal menunggu jadwal beliau saja,” kata Ngatiyana saat ditemui di Cimahi, Rabu (25/6/2025).
Menurut Ngatiyana, dukungan dari para kepala daerah di wilayah sekitar menjadi sinyal kuat bahwa wacana perluasan wilayah Cimahi kini lebih dari sekadar gagasan.
Dia mengklaim telah mendapat sinyal positif dari Wali Kota Bandung dan Bupati Kabupaten Bandung.
“Betul mendukung (Gubernur Jabar), Bupati (Kabupaten Bandung) juga mendukung, Kota Bandung juga mendukung. Jadi Cimahi yang begitu kecil hanya 3 kecamatan 15 kelurahan, penduduknya 600 ribu, mudah-mudahan rekan-rekan kita kepala daerah bisa mengulurkan bantuan. Salah satunya itu tadi, bagaimana sih Kota Cimahi agar tidak terlalu padat, tentunya perlu adanya wilayah. Mudah-mudahan bisa tercapai,” ujarnya.
Dukungan terhadap rencana ini juga ditegaskan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dalam Sidang Paripurna Hari Jadi ke-24 Kota Cimahi, Sabtu (21/6/2025), Dedi menegaskan komitmennya untuk mendorong pembahasan teknis dan politis agar perluasan wilayah Cimahi dapat direalisasikan.
Baca Juga:Gaungkan Isu Pelestarian Tanah, Dedie Rachim Dukung Kampanye Save Soil di Kota BogorKorupsi Bandung Smart City, Empat Anggota DPRD Kota Bandung Dijatuhi Vonis 4 Tahun Penjara
“Saya mendukung (perluasan wilayah Cimahi). Jadi mungkin abis ini, awal Juli mungkin ada pertemuan Wali Kota Cimahi, Kota Bandung, Bupati Kabupaten Bandung dan KBB untuk membicarakan,” kata Dedi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam menjawab persoalan tata ruang dan pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang di wilayah perkotaan. (Mong)
