Benarkah Aplikasi ERC Penghasil Uang? Ini Fakta Sebenarnya

Benarkah Aplikasi ERC Penghasil Uang? Ini Fakta Sebenarnya
Benarkah Aplikasi ERC Penghasil Uang? Ini Fakta Sebenarnya
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Di tengah maraknya aplikasi penghasil uang, muncul nama baru yang cukup mencuri perhatian ERC atau Economic Recordy Capital. Aplikasi ini mengklaim bisa menghasilkan uang dengan mudah melalui investasi harian. Namun benarkah aplikasi ini legal dan aman digunakan? Atau justru jebakan investasi bodong yang merugikan banyak orang?

ERC adalah sebuah aplikasi atau website yang menawarkan skema investasi beragam, dengan iming-iming penghasilan tinggi dalam waktu singkat. Di dalam aplikasi tersebut terdapat beberapa pilihan paket investasi, seperti:

  • Paket Kehidupan: Modal Rp50.000, dalam 39 hari bisa menghasilkan Rp624.000.
  • Paket Harian: Investasi harian dengan nominal kecil namun klaim penghasilan besar.
  • Paket VIP: Modal terbesar hingga Rp5 juta yang diklaim bisa menghasilkan hingga Rp858 juta dalam waktu 39 hari saja.

Bahkan ada pula skema ‘super kilat’ di mana cukup dengan modal Rp22.500, pengguna dijanjikan imbal hasil Rp69 juta hanya dalam 1 hari!

Baca Juga:5 Pinjaman Online Bunga Rendah Dengan Tenor 24 BulanAdvan X1 Comeback Berani dengan Performa Gahar di Harga 1,5 Jutaan

Jika ditelaah lebih dalam, angka-angka tersebut jelas tidak realistis dan sangat mencurigakan. Tidak ada skema investasi legal yang mampu memberikan return setinggi itu dalam waktu sangat singkat. Iming-iming seperti ini sering kali menjadi ciri khas dari skema Ponzi atau penipuan investasi bodong.

Model bisnis seperti ini hanya akan menguntungkan pengguna yang masuk lebih awal, karena dana mereka dibayar dari uang pendaftar baru. Ini adalah ciri klasik money game, bukan investasi yang sah dan sehat.

Pada tahap awal, aplikasi seperti ini memang kerap membayar pengguna dengan nominal kecil seperti investasi Rp50.000. Ini bertujuan untuk membangun kepercayaan agar korban tergoda melakukan deposit dalam jumlah lebih besar.

Namun ketika sudah mulai menaruh dana besar seperti Rp5 juta atau bahkan Rp55 juta risiko justru semakin besar. Tidak ada jaminan akun tetap aman. Bahkan banyak kasus di mana akun langsung dibekukan tanpa alasan, dan dana yang disetor hangus begitu saja.

Aplikasi ini juga menerapkan sistem referal berjenjang, yakni:

  • Level 1: Komisi 34%
  • Level 2: Komisi 4%
  • Level 3: Komisi 1%

Dengan sistem seperti ini, tak heran banyak pengguna yang gencar mengundang orang lain untuk ikut bergabung. Sayangnya, mereka justru ikut andil dalam memperluas jaringan penipuan demi mengejar komisi.

0 Komentar