Pemprov Ikut Bangun Dapur Umum dan Posko Kesehatan di Pengungsian Pergerakan Tanah Purwakarta

Dapur Umum pergerakan tanah Purwakarta
Dapur Umum pergerakan tanah Purwakarta
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemprov Jabar ikut terjun menanggulangi bencana pergerakan tanah di Purwakarta, salah satunya dengan pembangunan dapur umum dan posko kesehatan bagi korban.

Tercatat setidaknya ada hampir 250 jiwa harus mengungsi akibat pergerakan tanah di Kampung Cigintung, Desa Pasirmulya, Kecamatan Sukatani, Purwakarta. Melihat situasi itu, petugas BPBD Jabar pun ikut turun tangan.

BPBD Jabar fokus pada penanganan pengungsi yang saat ini berada di beberapa tempat yang lebih aman, di antaranya kantor desa. Lalu, petugas kesehatan dari dinas kesehatan juga diajak ke lokasi. Mereka ikut membantu dalam keperluan kesehatan warga.

Baca Juga:Gebyar Sepeda Motor untuk 47 Desa Patuh PBB di Ciamis, Insentif Nyata Pemkab untuk Pembayar Pajak Tepat WaktuDPRD Kota Bogor Sampaikan Capaian Kinerja dan Program Kedepan dalam Media Gathering

“Kalau dari kami sementara ikut mendirikan dapur umum, dan posko layanan kesehatan di pengungsian,” jelas Pranata Humas BPBD Jabar Hadi Rahmat.

Harapannya, dapur umum dan posko kesehatan itu bisa membantu para pengungsi. Itu sembari menunggu tindak lanjut penanganan peristiwa tersebut.

Berdasarkan laporan sementara, bencana pergerakan tanah tersebut mengakibatkan 57 rumah rusak berat, 1 unit fasilitas umum rusak berat, 1 unit tempat ibadah rusak berat, 3 rumah rusak sedang, dan 8 rumah rusak ringan.

BPBD Jabar intens berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Purwakarta dalam melaksanakan asesmen. BPBD Jabar juga melakukan pendampingan ke lokasi gerakan tanah.

Petugas juga memasangan patok sederhana untuk mengukur atau sebagai tanda gerakan tanah. “Kami juga terus monitoring,” sambungnya.(son)

0 Komentar