JABAR EKSPRES – Kewaspadaan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Assaiidiyyah, Ii Ruhiyat, berhasil menggagalkan aksi pencurian kotak amal Jumat 13/6/2025) sekaligus meringkus pelaku. Peristiwa ini terjadi di Masjid Assaiidiyyah, RT 15 RW 07, Kelurahan Purwaharja, Kota Banjar.
Polisi dari Polres Banjar pun langsung bergerak cepat menyambut laporan dan mengamankan pelaku beserta barang bukti.
Menurut Ruhiyat, pelaku yang berhasil dihadangnya bukanlah warga lokal. “Berdasarkan identitas KTP yang kami periksa sementara, pelaku berasal dari Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis,” jelasnya saat dikonfirmasi.
Baca Juga:Bantah Dakwaan, Ema Sumarna Minta Dibebaskan dari Kasus Korupsi Bandung Smart CityPuluhan Tahun Terisolasi Waduk Saguling, Warga Karanganyar KBB Menanti Jembatan Penghubung
Diduga kuat, ini bukanlah aksi perdana pelaku. Dalam pemeriksaan awal di Polres Banjar, pelaku mengaku telah beberapa kali melakukan tindakan serupa, terutama di wilayah Kabupaten Ciamis.
Ruhiyat mengisahkan, kecurigaannya terhadap pelaku bermula sejak sepekan sebelumnya. Pada Jumat lalu (6/6/2025), pria yang sama terlihat mencurigakan di sekitar masjid.
“Saat itu dia sudah mendekati kotak amal di pintu samping, tapi karena ada jamaah yang datang, dia mengurungkan niat dan pergi,” tutur Ruhiyat. Kejadian itu membuatnya meningkatkan kewaspadaan.
Pagi ini, sekitar pukul 10.15 WIB, saat Ruhiyat hendak pulang sebentar ke rumahnya yang tak jauh dari masjid, ia kembali melihat pria tersebut. Kali ini, pria itu berdiri di samping kotak amal yang terletak dekat pintu belakang masjid.
“Saya sengaja mendekat dan bertanya, ‘Mau apa?’. Dia menjawab santai, ‘Mau salat, Pak’,” ujar Ruhiyat menirukan percakapan.
Namun, sikap pelaku saat menjalankan salat menimbulkan tanda tanya besar. “Dia tidak khusyuk. Matanya malah melirik-lirik ke arah saya yang sengaja menunggu di samping masjid. Gerak-geriknya sangat tidak wajar untuk orang yang sedang beribadah,” imbuhnya.
Begitu pelaku menyelesaikan salat dan bergegas keluar, Ruhiyat segera memeriksa kotak amal yang baru saja didekatinya.
Baca Juga:Anggaran Rp3,2 Miliar untuk 44 Titik PJU Dekoratif, Fokus Terangi Jalan UtamaSampah Menumpuk di TPS Gunung Batu, Pengangkutan Masih Tersendat
Hasilnya mencengangkan, baut pengunci kotak amal sudah kendur dan tanda-tanda pembongkaran terlihat jelas. “Kotaknya sudah hampir copot dari tempatnya. Jelas ada upaya membongkar,” tegas Ruhiyat.
Dengan reflek, Ruhiyat mengejar pelaku yang sudah melangkah cepat menuju sepeda motornya. “Saya tahan dan minta dia menunjukkan isi tasnya. Dia menolak, malah langsung lari dan berusaha menyalakan motornya,” lanjutnya.
